HEADLINE

Partisipasi Pemilih di Malaka dalam Pilgub Terendah Kedua di NTT. KPU Dinilai Lemah dalam Sosialisasi

Yosef Nahak

BETUN, Kilastimor.com-Minimnya partisipasi Masyarakat dalam Pilgub NTT 27 Juni lalu, memantikan kritikan dari masyarakat.
Masyarakat menilai KPU Malaka Kurang sosialisasi sehingga partisipasi minim dan terendah kedua di NTT, setelah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Masyarakat Malaka, Emanuel Adi Papa saat dikonfirmasi di kediamannya mengatakan, rendahnya partisipasi masyarakat Malaka pada Pilgub kemarin karena sosialisasi yang dilakukan KPU Malaka tidak tepat sasaran.

“KPU Malaka tidak melakukan sosialisasi secara maksimal sehingga partisipasi masyarakat sangat rendah,” ujarnya. 

Kalau pihak KPU Malaka mengatakan sudah melakukan sosialisasi secara intensif, urai dia, maka mereka sedang melakukan pembohongan publik. Buktinya pada saat pemilihan berlangsung sebagian masyarakat Malaka tidak tahu bahwa di NTT sedang ada pesta demokrasi Pilgub, sehingga Kabupaten Malaka partisipasinya terendah urutan kedua di NTT.

Selain sosialisasi, terang dia pada pencoklitan yang dilakukan oleh penyelenggara itu tidak efektif, dan teliti sehingga masih ada warga Malaka yang sudah meninggal dan merantau di daerah lain sudah bertahun-tahun masih terdaftar dalam Daftar pemilih tetap (DPT). Sedangkan warga Malaka yang sedang berada ditempat dan mempunyai Kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tapi tidak terdaftar dalam DPT.

Terpisah, juru bicara KPUD Malak, Yosef Nahak saat dikonfirmasi wartawan di kantor KPUD Malaka mengatakan, untuk partisipasi masyarakat dalam Pilgub tahun ini mengalami peningkatan dari tahun 2015 yang lalu. Yos mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara maksimal melalui kegiatan olahraga dan kesenian, namun partisipasinya masih tergolong rendah karena, masyarakat lebih cenderung ikut memilih apabila ada ikatan emosional dengan salah satu calon.

Dirinya mengakui, partisipasi masyarakat Malaka dalam Pilgub tahun ini terendah urutan kedua di NTT setelah SBD, dengan presentase 62,3 Persen.
Untuk itu, pada Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang, pihaknya akan terus melakukan upaya pembenahan dalam sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah itu. (pisto bere).

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top