EKONOMI

Puslitbang Kementan Siap Bantu Teknologi Penyimpanan Bawang Merah bagi Petani Malaka

Anwarudin

BETUN, Kilastimor.com-Untuk mendukung Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang menjadi Program Prioritas Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, Kementerian Pertanian RI siap mentransfer teknologi pertanian yang dibutuhkan rakyat Malaka untuk budidaya bawang merah.

Selain dibidang teknik budidaya, Kementan memiliki prototype teknologi penyimpanan bawang yang bisa diakses melalui BPTP.
Hal itu disampaikan Tim Peneliti Utama Puslitbang Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, Kementan RI, Jawal Anwarudin kepada wartawan, Minggu (8/7/2018).

“Kita siap bantu petani terutama berkaitan dengan teknologi penyimpanan bawang merah agar bisa bertahan lama terutama untuk penyimpanan benih,” bilangnya.

“Silahkan akses melalui BPTP. Kita bisa berikan prototype terkait rumah penyimpanan bawang merah,” tambahnya.

Jawal mengatakan keputusan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengusung program RPM dengan komoditi bawang merah merupakan pilihan tepat dan bijaksana.
“Dalam penelitian kami, Malaka sangat C
cocok untuk budidaya bawang merah. Lingkungan dan tekstur tanahnya sangat mendukung,” sebutnya.

Ditambahkan, disamping budidaya, pemasaran masih terbuka lebar karena selama ini kebutuhan bawang merah di Malaka masih mendapatkan suplay dari daerah lain.

“Kalau Malaka mau kembangkan bawang merah itu sangat baik. Kondisi alam dan iklimnya sangat mendukung serta memiliki keunggulan komparatif sehingga bisa menjadi sentra produksi bawang merah di Provinsi NTT dan bisa ekspor ke negara tetangga Timor Leste,” timpalnya.

Walau harga bawang merah fluktuasi imbuhnya, tetapi bila dibandingkan dengan komoditi lain tetapi harganya lebih menguntungkan. Karena itu patut dikembangkan.

“Kami dari Badan Litbang Kementan sudah menilai itu semua, sehingga tinggal Pemda Malaka menyiapkan petaninya untuk budidaya bawang merah termasuk membuat pembenihan,” pungkasnya. (pisto bere)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top