HEADLINE

Empat Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa di Belu Segera Disidangkan

Rivo Madellu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Empat orang tersangka dugaan korupsi Dana Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu akan segera disidangkan dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Rivo Medellu saat dikonfirmasi awak media Pada Jumat (31/8/2018).

Keempat tersangka dugaan korupsi Dana Desa Baudaok senilai Rp 1 miliar lebih selama tiga tahun anggaran (2015, 2016 dan 2017) tersebut adalah Kepala Desa Baodaok, Roberthus Ulu, Bendahara Desa Matheus Halle dan ketua TPK desa Agusto Sances dan suplayer Silfester James Manek. Mereka saat ini sedang menunggu jadwal sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Kupang.

“Saat ini sudah memasuki tahap II dan sudah serahkan ke majelis hakim Tipikor Pengadilan Negeri Kupang sejak Selasa (21/08) lalu. Saat ini proses hukumnya tinggal menunggu jadwal sidangnya” jelas Medellu.

Sedangkan kasus dugaan korupsi dana desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu tahun anggaran 2016 senilai Rp 256.978.045 dalam waktu dekat memasuki tahap P21. Saat ini jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belu sedang meneliti berkas pemeriksaan para tersangka.

“Kemarin kami kembalikan berkas perkaranya dan penyidik Polres Belu sudah lengkapi pun sudah kembalikan lagi kepada kami. Saat ini penyidik sedang teliti berkasnya, jika sudah lengkap (P21) maka kami akan kembalikan ke polisi untuk proses penyerahan tahap II,” tegasnya.

Para tersangka yang akan diserahkan bersama barang bukti ke JPU Kejari Belu beberapa waktu mendatang yaitu mantan penjabat Kades Manleten, Pascalius Floran Mali dan
Sekretaris Desa Manleten, Hendrikus Roman. “Berkas perkara kedua tersangka dijadikan satu berkas sehingga tahap II sekalian,” jelas Kajari Belu. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

Copyright © 2017 KILASTIMOR.COM

To Top