HEADLINE

Ada Modus Baru Pembelian BBM di SPBU Sukabi Betun

Antrian BBM di SPBU Sukabi.

BETUN, Kilastimor.com-Larangan pemerintah bagi SPBU dan APMS untuk menjual BBM pada pembeli menggunakan jerigen mulai terbukti.
Belakangan ini terlihat tertib dan tidak terlihat ada pelanggaran di SPBU dan AMPS. Namun dibalik semuanya itu, ada modus baru terkait pengepulan BBM di SPBU 04 Sukabi-Kamanasa .
Terpantau, pembelian menggunakan jerigen diganti dengan sepeda motor besar di SPBU, kemudian disedot dan disembunyikan di Pemukiman Penduduk disekitar SPBU. Kebanyakan motor yang digunakan untuk mengisi BBM yakni motor jenis Thunder, Verza, Mega Pro dan Bison.

Untuk sepeda motor yang melakukan mengisi BBM di SPBU diwajibkan membayar Rp 10 ribu kepada petugas SPBU saat pengisian.

Johan, bukan nama sebenarnya saat ditemui di Sukabi-Desa Kamanasa, Jumat (21/9) membenarkan hal itu.
“Saya orang disini jadi sangat paham betul bisnis illegal BBM yang mereka lakukan di SPBU 04 Sukabi,” katanya.

Setelah pembelian BBM dengan Jerigen ditertibkan pemerintah para pengepul dan pemilik SPBU menggunakan strategi lain yakni mengepul minyak menggunakan Sepeda motor besar, sehingga tidak terkesan ada pelanggaran karena seolah mereka mengantri beli dengan sepeda motor.

Warga Kamanasa lainnya, sebut saja Paulus mengatakan hal yang sama.
“Saya tahu persis permainan bisnis gelap mereka karena ada juga keluarga dekat saya yang terlibat pembelian BBM dengan motor besar,” terangnya.

Penanggung Jawab SPBU 04.Sukabi-Kamanasa, Adi Beredoko hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. (edy sumantri)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top