HEADLINE

Rincian Formasi CPNSD Kabupaten Belu Masih Menunggu KemenPan-RB

Fransiskus Asten

ATAMBUA, Kilastimor.com-Rincian masing-masing formasi, kualifikasi pendidikan, jumlah formasi, dan unit kerja untuk CPNSD Kabupaten Belu masih belum jelas. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu, Fransiskus Xaverius Asten saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Kamis (20/9/2018).

Dijelaskan, secara umum memang kuota CPNSD Belu sudah ada. Namun, terkait rincian masing-masing formasi jabatan, kualifikasi pendidikan, jumlah formasi dan Unit Kerja Penempatan masih menunggu Surat Keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

“Total kita 167 dimana tenaga guru ada 80, tenaga kesehatan 57, dan tenaga teknis 30. Sedangkan persyaratan formasinya akan disampaikan sebelum waktu pendaftaran tanggal 26 September 2018,” ujar Asten.

Terkait ruangan, perangkat, monitor, CCTV dan hal lainnya untuk seleksi CPNSD Kabupaten Belu sudah dipersiapkan. Fransiskus mengatakan, sudah menemui Kepala Sekolah dan pihak teknisi di SMKN 1 Atambua untuk penggunaan ruangan dan perangkat seleksi CPNSD Belu.

Sebelumnya, ruangan SMKN 1 Atambua juga pada tahun 2014 lalu sudah pernah digunakan untuk hal yang sama. Persiapan ruangan dan perangkat lainnya akan di komunikasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena pihak BKN harus melakukan terdahulu survei terhadap kelengkapan seleksi CPNSD.

Di Kabupaten Belu sendiri, pegawai honorer Kategori 2 (K2) yang akan mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ada 2 dari 6 orang yang diusulkan. Hal ini dikarenakan berdasarkan Permen PAN-RB 36/2018, batas usia bagi pegawai K2 yang ingin ikut seleksi CPNS 2018 maksimal 35 tahun per 1 Agustus 2018 dan berijazah Sarjana.

“Data K2 sudah ada di pusat, jadi yang sudah tidak memenuhi syarat langsung tidak di usulkan. K2 di Belu yang tertinggal hanya guru sedangkan medis sudah beres semua dan di Belu ada 6 orang tapi yang lolos hanya 2 orang dimana umur dan ijazah S1-nya masih memenuhi syarat, sedangkan 4 yang lain karena ijazah-nya tidak memenuhi syarat. Mereka 2 orang itu akan mengikuti formasi seleksi CPNSD secara umum,” jelas Fransiskus Asten. (richi anyan)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top