HEADLINE

Sambut HUT kefamenanu, Pemda TTU Gelar Pameran

Wabup TTU pantau stan pameran di Kefamenanu.

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memasuki Hari Ulang tahun yang ke-96, yang jatuh pada tanggal 22 September 2018.

Pemerintah Daerah Kabupaten TTU dalam menyongsong HUT Kota Kefamenanu tengah mengadakan pameran di lapangan Oemanu.
Pembukaan Pameran secara resmi dibuka oleh Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes ditandai dengan pemukulan gong. Pameran itu dimulai dari 11 September hingga puncaknya 22 September.

Hadir pada kesempatan tersebut Sugyono, Dirjen penanganan daerah pasca konflik kemendes pembangunan daerah tertinggal  (PDT) dan transmigrasi RI , Wakil Bupati TTU, Sekda TTU, Ketua DPRD TTU, Dandim 1618/TTU, Kapolres TTU, Ketua Pengadilan, dan SKPD. Undangan yang hadir lengkap dengan busana adat sebagai bentuk melestarikan budaya.

Raymundus Sau Fernandez dalam sambutannya, Selasa (11/09) mengungkap, peringatan HUT Kota ini harus menjadi tempat parawisata budaya untuk mengangkat kearifan lokal dan pranata-pranata adat.
“Kita harus mengangkat budaya kita dan memperkenal kepada anak-cucu kita sebagai aset berharga yang tumbuh dan berakar dalam diri kita.” Ungkap Ray.

Sugyono selaku Dirjen penanganan daerah pasca konflik kemendes pembangunan daerah tertinggal  (PDT) dan transmigrasi RI, menyampaikan Pemerintah Pusat tahun ini telah mengalokasikan Anggran Dana Desa (ADD) sebesar 80 triliun untuk seluruh Indonesia dengan tujuan mensejahterakan rakyat yang berada di pedesaan. Menggaris-bawahi hal tersebut Sugyono mengatakan pembangun desa tidak terlepas dari ikatan budaya dan pranata-pranata adat.
“Kehadiran saya disini menandakan bahwa pemerintah pusat sangat mendukung kelestarian pangan lokal dan kesenian adat setempat.” tandasnya.

Acara pembukaan Pameran Rakyat tersebut dihibur dengan tarian Bonet, yang merupakan lambang persatuan masyarakat TTU, sekiranya sekitar 400 orang penari yang terdiri dari perempuan da laki-laki yang memeriahkan dengan pakaian adat setempat.

Setelah menyaksikan hiburan tarian, Sugyono didampingi Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes berkesempatan mengunjungi stand-stand sambil mencicipi makanan dan minuman khas daerah TTU.

Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah: “Penguatan Pranata Adat melalui Seni Budaya Untuk perdamaian
Melalui Pranata adat dan budaya, kita wujudkan Kefamenanu sebagai UME NAEK UME MESE yang Damai dan Berkeadilan Sosial. (isto santos)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top