HEADLINE

Beri Pelatihan Konstruksi, Ini Pesan Wawali Kupang kepada Mandor Bangunan

Wawali Kupang pose bersama para peserta dan penyelenggara kegiatan.

KUPANG, Kilastimor.com-Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi, ditegaskan bahwa semua pekerja yang bekerja dibidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja dan penyedia jasa konstruksi wajib mempekerjakan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi.

Menjawab tantangan tersebut pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan penataan dan pelatihan sertifikasi mandor lingkup Kota Kupang, Senin (1/10/18).

Hadir pada pelatihan itu, Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man, kepala Balai Latihan Wilayah IV Surabaya, Ketua Jaringan Jasa Konstruksi Madya Provinsi NTT, Kepala Dinas PU Kota Kupang.

Wakil Wali Kota, dr. Herman Man dalam sambutannya berpesan kepada semua peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan ini dengan cermat dan teliti agar dengan pelatihan ini peserta dapat memberikan masukan untuk pembangunan Kota Kupang.

Herman berharap agar peserta pelatihan mandor bangunan, tidak hanya ingin mendapatkan sertifikat tetapi harus mengutamakan keterampilan.

Peserta pelatihan sertifikasi mandor bangunan sebanyak 30 orang. Kegiatan itu berlangsung 1-5 Oktober 2018 di Hotel Maya dan Balai Latihan Kerja Provinsi NTT.

Maksud dari kegiatan ini sebutnya, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pekerja konstruksi di Kota Kupang yang memiliki sertifikat pekerja yang baik agar tersedia mandor yang kompeten, terampil dan berdaya saing, serta terwujudnya kualitas pembangunan infrastruktur yang handal.

Sementara itu, Ketua Jaringan Pembina Jasa Konstruksi Madya (LPJKD) Provinsi NTT, Paulus Tanggela memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang karena menjadi kota/kabupaten pertama di provinsi NTT yang melaksanakan kegiatan ini.

Paulus juga menyampaikan bahwa tugas mandor adalah mengatur para tukang, dalam bekerja supaya pekerjaannya sesuai dengan apa yang diharapkan. Oleh karena itu mandor harus memiliki skill yang mantap jangan sampai tukang lebih pintar mandor. “Kita membuka ruang untuk para mandor mengikuti pelatihan ini,” pungkasnya. (sani asa)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top