HEADLINE

Bupati Malaka: Jadilah Sumber Mata Air bagi Orang Lain

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak masyarakat untuk hidup seperti mata air, yang ketika diambil airnya tidak akan pernah kering, bahkan terus memberikan air dengan membuka lagi mata air yang baru.

“Dalam hidup bermasyarakat, hiduplah seperti mata air yang selalu memberikan airnya kepada siapa saja. Mata air itu tidak akan pernah kering dan semakin diambil airnya, semakin banyak airnya,” demikian pernyataan yang disampaikan Bupati Malaka saat menghadiri kegiatan kemasyarakatan Syukuran Pesta Emas Perkawinan Bapak Moses Mau dan Mama Gertrudis Klaran yang berlangsung di Wekmidar, Kecamatan Rinhat, Jumat (5/10)

Kepada hadirin yang hadir, Bupati yang akrab disapa SBS ini mengatakan ketika seseorang mencapai usia perkawinan sampai 50 tahun, banyak hal yang patut diteladani diantaranya kesetiaan, kebajikan, kebijaksanaan serta berbagai pengalaman hidup yang melingkarinya.

“Apakah kita yang hadir di sini bisa bertahan sampai usia perkawinan 50 tahun, itu masih tanda tanya. Dan malam ini kita belajar dari kedua orang tua kita resep tentang hidup dan kesetiaan,” ujarnya.

Mewakili pemerintah, Bupati Stef mengatakan keteladanan yang diberikan Bapak Moses dan Mama Klaran telah memberikan warna tersendiri bagi masyarakat dan negara ini.

“Luar biasa keteladanan yang diberikan keluarga ini kepada masyarakat dan wilayah ini, karena memberikan kekayaan berupa sumber daya manusia yang berkualitas baik sebagai awam maupun sebagai biarawati,” ungkapnya lagi.

Mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini pun mengutarakan bahwa hajatan seperti ini harus menjadi pembelajaran penting bagi keluarga-kekuarga untuk mengetahui dengan jelas hirarki dalam keluarga.

“Kami memberikan apresiasi yang tak terhingga atas pembelajaran ini, untuk senantiasa berjuang mewujudkan kehidupan yang lebih baik terutama dalam kehidupan keluarga kami masing-masing,” ujarnya.

Acara Syukuran itu ditandai dengan Misa Syukur yang dipimpin Romo Jakobus Nabu, pastor dari Paroki Santo Mikhael Biuduk Foho dan dihadiri ratusan umat dan keluarga Bapak Moses dan Mama Klaran.

Moses Mau, pada kesempatan yang sama mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan keluarga dan masyarakat, sehingga bisa mencapai usia emas perkawinan.

“Bersama istri dan 9 orang anak dan para cucu, saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan hingga kami tiba pada usia perkawinan emas ini,” katanya. (edy sumantri)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top