EKONOMI

Distan dan Tim Pakar RPM Gelar Pra Evaluasi

Yustinus Nahak

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Tanaman Pangan-Hortikultura dan Perkebunan bersama Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malaka menggelar rapat bersama tim Pakar RPM Kabupaten Malaka. Rapat tersebut merupakan Pra Evaluasi Kegiatan RPM.

Salah satu keputusan penting dalam rapat Pra Evaluasi RPM itu yakni pada tahun 2019 tetap mempertahankan komoditi yang sudah dikembangkan selama ini, dengan penambahan komoditi baru berupa tanaman hortikultura seperti lombok dan sayur-sayuran.
Hal itu disampaikan Kadis Tanaman Pangan-Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan, Minggu ( 21/10/2018)

Dikatakannya, dalam mengimplementasikan progran RPM tahun 2019, tetap mempertahankan komoditi yang sudah dirancang dalam grand design dan ada penambahan komoditi baru berupa hortikultura seperti lombok dan sayur-sayuran.

Selain itu menurut Kadis Yustinus, sesuai hasil evaluasi tim, pada tahun 2019 tidak ada ekspansi pengolahan lahan baru mengingat keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki untuk pengolahan lahan baru.

”Tidak ada rencana untuk perluasan lahan garapan petani berupa ekspansi pengolahan lahan baru, karena kurangnya sarana pengolahan lahan sehingga perlu dilakukan penambahan traktor baru,”katanya.

Menurut rapat tim dan pemda, 57 unit traktor yang dimiliki pemerintah saat ini belum cukup untuk mengolah semua lahan yang ada. Ini sesuai pengamatan Bupati Malaka bersama Danrem dari udara beberapa waktu lalu”


” Pemanfaatan lahan dimusim kedua perlu dioptimalkam pemanfaatannya untuk tanam komoditi musiman seperti palawija sayur-sayuran dan lombok yang tidak membutuhkan banyak air” 

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top