HEADLINE

Warga Fatubena Tewas Tengelam di Embung Uabau, Malaka

Warga dan polisi evakuasi korban tenggelam di embung Uabau.

BETUN, Kilastimor.com-Kapolres Belu, AKBP Cristian Tobing melalui Kapolsek Laenmanen, IPDA, Oscar Pinto kepada media ini menjelaskan, Selasa (1/10/18), sekira pukul 15:00 Wita, bertempat di embung air, Dusun Fatubena, Desa Uabau, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka ditemukan seorang pria berindentitas, Aleks Asa (50) tengelam di dalam embung.

Lanjut Kapolsek Oscar, menurut keterangan saksi, Fransiska Sairina (13) melihat Aleks Asa (korban) Sabtu (29/9/2018). Korban terlihat sedang
memberi minum kuda miliknya. Setelah itu, korban mencuci kainnya dan mandi dengan menceburkan dirinya di tengah-tengah embung yang cukup dalam.

Fransiska bersama Petronela Muti saksi. yang lainnya, datang ke embung air untuk cuci. Mereka sempat berteriak dan melarang korban, namun korban tidak menghiraukan teriakan Petronela Muti dan Fransiska.

Korban lanjutnya, tetap masuk ke dalam embung tidak lama kemudian kedua saksi  melihat korban sudah terapung diatas air posisi kaki dan tangannya diatas air.

Petronela Muti (saksi) berteriak minta tolong dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Uabau dan Piket Polsek Laenmanen hingga datang bersama warga untuk mengangkat korban dan dibawa ke puskesmas. Namun jiwa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

Menurut Kapsek Oscar Pinto dari kronologis kejadian diatas, dapat disimpulkan sementara bahwa korban meninggal dunia diduga akibat tengelam di dalam embung.

“Menurut keluarga korban, korban saat itu dalam pengaruh minuman keras.
Korban belum pandai berenang,” timpalnya.

Keluarga korban urai dia, menolak dilakukan autopsi dan menerima dengan ikhlas kematian korban ini sebagai musibah.

Terkait kejadian ini, dia menghimbau kepada masyarakat yang belum punya keahlian berenang, jangan mandi di tempat yang dalam. (edi sumantri)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top