EKONOMI

Pemda Malaka Jajaki Pengembangan Pariwisata Terpadu dengan Timor Leste

Stefanus Bria Seran

BETUN, Kilastimor.com-Malaka sebagai daerah perbatasan, memiliki sejumlah peluang ekonomi yang patut digali.
Melihat peluang itu, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama pimpinan perangkat daerah menjajaki peluang pengembangan pariwisata terpadu antara RI (Malaka-red)-Distrik Suai RDTL.

“Ini baru penjajakan awal dan selanjutnya akan difasilitasi Kementerian Pariwisata RI,” papar Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada kilastimor di Betun, Minggu (4/11/2018).

Bupati yang kerap disapa SBS menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penjajakan di Suai, RDTL terkait berbagai potensi pariwisata disana belum lama ini.

“Kita akan lakukan pertemuan dengan mereka tentang pola pengembangan pariwisata terpadu antar negara yang tentu difasilitasi Kementerian Pariwisata,” ujarnya.

Disebutkan, pihaknya melihat potensi pariwisata disana, sehinga saat Wisman berkunjung ke Suai -Timor Leste bisa juga datang ke Malaka dan seterusnya ke Belu dan daerah lainnya.

Dikatakannya, di Suai, RDTL pembangunan infrastrukrur jalan tolnya bagus sekali. Pekerjaannya sangat berkualitas sehingga dinas teknis di Malaka perlu kesana untuk belajar.

“Pertama kita lihat infrastruktur disana ternyata pengerjaannya kelas dunia . Perencanaannya dari Malaysia dan pelaksana pekerjaannya dari negara Cina. Saya sudah lihat dan keliling lima benua dan pengerjaan infrastruktur jalannya sangat berkualitas,” tambahnya.

Pihaknya juga melihat bandara di Suai dan pekerjaannya bagus. “Kita berharap arus transportasi di Suai bagus akan memberikan dampak di Malaka karena jarak dari Betun ke Suai 26 km, dengan waktu tempuh paling lama 40 menit.

“Jalan dari Motamasin -Indonesia ke Suai-Timor Leste masih dikerjakan. Ada yang sudah hotmix dan lainnya masih perkerasan untuk dihotmix. Ini perlu dilihat peluang ekonominya,” pungkas mantan Kadis Kesehatan NTT itu. (edy sumantri)

Komentar
Click to comment

Most Popular

To Top