TIMOR

Pemkab Malaka Diminta Sediakan BLK

BETUN, Kilas Timor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka diminta menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK), bagi para calon tenaga kerja di wilayah Malaka, yang akan bekerja sebagai TKI ke luar negeri. Selain itu, Pemkab harus mendata ulang seluruh perusahaan, yang merekrut tenaga kerja. Apabila tidak mengantongi izin, maka Perusahaan itu harus ditindak tegas, sesuai prosedur hukum yang ada.
Demikian rekomendasi dalam kegiatan seminar sehari dan dialog interaktif, yang digelar Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai-Malaka (Itakan Rai) Kupang, Senin (6/4) di Desa Looneke, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, NTT.
Kristo Molo mengatakan, penyediaan BLK sangat penting bagi calon tenaga kerja. Sehingga, calon yang akan berangkat bekerja sebagai TKI ke luar negeri, sudah memiliki kemampuan dasar. Mahasiswa juga meminta Pemkab harus membuka layanan satu atap bagi masyarakat Malaka, agar urusan warga mudah dan tidak berbelit-belit. “Hal ini dapat memanalisir terjadinya perdagangan manusia. Dan, kita harap masyarakat yang mau jadi TKI dapat mengkuti jalur yang resmi,” ujar penanggungjawab umum kegiatan itu.
Kasus human trafficking di wilayah NTT, jelasnya sangat tinggi. Semua karena lemahnya sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, melalui kegiatan seminar ini, diharapkan dapat merubah pikiran dan menambah wawasan berpikir masyarakat. “Kita akan terus lakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang trafficking,” harap Molo.
Kegiatan dengan tema membangun potensi sda Malaka untuk mengurangi resiko tindak perdagangan manusia, menghadirkan Adi Tey Seran dari Lembaga Kemanusian Jaringan Relawan Untuk Kemanusian (Jeruk) Kupang, dengan materi perdagangan manusia dari perspektif iman dan perwakilan Pers Viktorius Paskalis Feka, dengan materi perdagangan manusia dari lensa media. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top