TIMOR

Catatan Boni Atolan (1) Penjabat Bupati Malaka Akan Selesaikan Masalah Teko

BETUN, KilasTimor.com-Surat Gubernur NTT, Frans Lebu Raya yang diterima di Pemkab Malaka semalam, sekira pukul 21.00 WITA cukup menggemparkan seluruh warga di Kabupaten Malaka. Dalam waktu hitungan jam berita itu sudah menyebar kemana-mana, terkait penetapan Sekda Malaka, Donatus Bere,SH sebagai Plt Penjabat Bupati Malaka mulai dari Jam 00 malam tadi hingga besok jam 16.00 sore besok. Teka-teki siapa pengganti Herman Nai Ulu terjawab sudah. Sekda Donatus Bere,SH yang mendapatkan kepercayaan untuk menjabat sebagai Plt.Penjabat Bupati Malaka hingga besok sore jam empat sore Plt. Donatus Bere akan diambil sumpah dan dilantik Gubernur Frans Leburaya sebagai Penjabat Bupati Malaka yang baru. Atas penetapan ini, maka patut diberikan Proficiat.
Berita pelantikan dan pengambilan sumpah yang akan dilaksanakan besok merupakan sebuah kebahagiaan sendiri buat kita semua, karena Malaka kembali dipimpin putra asli daerah Malaka yang menurut pertimbangan Mendagri dan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bisa melanjutkan pelaksanaan pembangunan, roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten yang tercinta ini. Kita perlu berbangga karena Pemerintah pusat dan Gubernur Frans Leburaya masih memberikan kepercayaan kepada anak daerah Malaka untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Penjabat Bupati Malaka. Beberapa catatan seputar peristiwa penting dan bersejarah itu.
Pertama, kepercayaan yang diberikan mendagri dan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya perlu dilihat sebagai kesempatan emas bagi putra asli daerah Malaka, mengendalikan semua roda pemerintahan dan pembangunan di Malaka. Kepercayaan yang diberikan itu meruapakan anuggerah yang disyukuri karena kita tidak memulai dari nol. Sekda Donatus Bere, SH merupakan figur terbaik yang dimiliki di Malaka saat ini. Proses untuk mencapai puncak pimpinan di birokrasi sudah melalui perjuangan panjang dan berliku. Beliau mampu melewati semuanya hingga bisa mencapai puncak karier tertinggi sebagai sekda Malaka. Merintis kariernya sebagai Kabag Humas setda Belu, karier seorang Don Bere semakin melejit ketika dipercaya menjadi Kadis Kebersihan di Belu, pindah lagi sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan, Asisten III Sekda Belu, Plt.Kadis PPKAD Belu dan di Malaka sebagai Asiten II dan akhirnya dipercaya dan dilantik sebagai Sekda Malaka. Dalam karier sebagai Pejabat struktural seorang Don Bere melalui sebuah proses panjang dan berliku dan besok kembali dipercaya mendagri dan Gubernur menduduki jabatan penting di Kabupaten Malaka sebagai Penjabat Bupati Malaka menggantikan, Herman Nai Ulu.
Kedua, Berita tentang rencana pelantikan Donatus Bere,SH sebagai penjabat Bupati Malaka yang baru, membuat banyak penafsiran di masyarakat. Ada yang mengatakan sebagai balas jasa dari Lebur Raya karena mendapatkan dukungan penuh saat terpilih sebagai Gubernur NTT dan Malaka memberikan kontribusi suara yang cukup signifikan buat kemenangan Gubernur Lebu Raya. Ada juga yang berargumentasi bahwa pelantikan ini sebagai sarana untuk memuluskan perjalanan salah seorang paket calon Bupati Malaka yang didukung Pak Frans Lebu Raya. Pelantikan itu dijadikan sarana untuk memuluskan perjalanan sang calon dalam perhelatan pilkada Desember mendatang. Dua isu itu yang saat ini lagi menguat di Malaka. Mungkin lagi musim politik, jadi setiap pergerakan dalam dunia birokrasi selalu dikaitkan dengan urusan politik.
Tadi siang, saya mencoba datang mengkonformasi rencana pelantikan besok dengan seorang Donatus Bere. Dengan argumentasi yang sangat persuasif, dia meyakinkan semua masyarakat akan berbagai isu yang saat ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. “Begitulah kita orang Malaka. Semua pergerakan dan kegiatan birokrasi selalu dikait kaitkan dengan urusan politik. Saya lihat itu juga sebuah fenomena menarik karena kesadaran masyarakat Malaka untuk membicarakannya. Tapi satu hal, kita semua anak Malaka dan semua merindukan bagaimana Kabupaten ini bisa tumbuh dan berkembang baik kedepan ditangan anak-anak Malaka. Potensi alam dan SDM kita bagus tetapi bagaimana kita bisa menyiapkannya dengan memberdayakan semua sumber daya yang ada untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Malaka,” ujarnya dalam diskusi siang tadi dengan awak media ini.
Beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan penjabat Bupati Malaka yang baru yakni melaksanakan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat hingga terlantiknya Bupati Malaka terpilih dalam pilkada kelak. Agenda perhatian lain, Memperhatikan kelancaran proses pelaksanaan pilkada sehingga bisa sukses dan berhasil, menata kembali birokrasi di Malaka secara baik, menyelesaikan persoalan status tenaga kontrak, yang hingga kini masih menggantung dan belum terselesaikan serta beberapa urusan lain yang perlu dituntaskan kedepan. Semuanya bisa dilakukan bila mensinergikan semua kekuatan dan potensi yang dimiliki.
Mudah-mudahan dengan pelantikan penjabat Bupati Malaka yang baru besok bisa menjadi motivasi untuk memajukan Kabupaten Malaka. Malaka adalah Kabupaten baru dan ditangan putra Malaka kabupaten ini harus tumbuh menjadi Kabupaten yanf kuat yang bisa disejajarkan dengan Kabupaten lainnya di Indonesia. Kalau kita semuanya kompak dan bersatu kenapa impian itu tidak terwujud? (Bersambung)

Baca Juga :   Tebe Massal Warnai HUT RI di Biboki Utara
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top