POLITIK

KPU Provinsi NTT Akan Gelar Debat Kandidat Cabup dan Cawabup Malaka Secara Live di Radio dan Televisi

BETUN, KilasTimor.com-KPU Provinsi NTT, sebagai penyelenggara Pilkada Malaka telah menyiapkan sejumlah program. Salah satu yang akan dilakukan selama masa persiapan pilkada, terutama saat kampanye adalah debat kandidat. Debat kandidiat bakal disiarkan langsung secara live media televisi, yang direncanakan dilaksanakan pada tanggal 27 November hingga 5 Desember. Kegiatan ini akan diliput luas media massa dan disiarkan secara langsung radio atau tv lokal, yang bisa melakukan siaran. Selain itu semua bahan kampanye dari seluruh kandidat akan diserahkan kepada KPU, untuk digandakan dan dibagikan kepada masyarakat. Hal itu dikatakan Komisioner KPU Propinsi NTT, Yosafat Koli usai pelaksanaan Launching Pilkada Malaka di Betun, Sabtu lalu.
Yosafat kepada pers mengatakan, pelaksanaan debat kandidat merupakan salah satu tahapan agenda yang harus dilewati dalam proses pilkada Malaka. “Kita akan mempersiapkannya secara baik karena akan menjadi perhatian publik. KPU akan bekerja sama dengan lembaga penyiaran radio dan televisi untuk melakukan siaran langsung dan mengundang semua lembaga media untuk melakukan peliputan secara luas,” bebernya. “Materi kampanye setiap paket akan diserahkan kepada KPU untuk digandakan dan hasilnya akan dibagikan kepada setiap rumah tangga di Malaka. Kita berharap dengan program itu warga bisa memahami dan mengetahui visi, misi dan program setiap kandidat, sehingga bisa menentukan pilihan sesuai nuraninya pada saat coblos. Kita akan memfasilitasi memberikan pencerahan dan pencerdasan masyarakat melalui debat kandidat dan materi kampanye yang akan dibagikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Malaka, Benny Chandradinata secara terpisah kepada wartawan mengatakan pelaksanaan debat kandidat dan penggandaan materi kampanye tiap paket yang dilakukan KPU, merupakan satu langkah maju dalam pesta demokrasi. “Kita memberi apresiasi untuk peningkatan kualitas demokrasi kita di Malaka. Kita harapkan melalui kegiatan itu warga Kabupaten Malaka bisa mengetahui visi,misi dan program setiap kandidat, sehingga bisa menentukan pilihan saat pencoblosan. Warga Malaka diajarkan untuk melek politik dan tidak membeli kucing dalam karung saat pencoblosan dilakukan,” pungkasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top