POLITIK

Paket TABE Diisukan Pecah. Benarkah?

BETUN, KilasTimor.com-Paket kakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Taolin Ludovikus (TL)-Benny Chandradinata dengan tagline TABE selama dua hari terakhir diterpa isu pecah. Sesuai isu yang berkembang melalui SMS dan pembicaraan di kalangan masyarakat Malaka menyebutkan, TABE Pecah gara-gara TL tidak diakomodir Partai Gerindra Malaka, lantaran ditolak oleh pengurus Gerindra di Provinsi dan pusat. LT dinilai sebagai lawan politik Gerindra dalam Pileg April tahun lalu, karena tidak mendukung calon partai Gerindra di pusat dan tidak mendukung Gerindra dalam pertarungan pilgub Propinsi NTT lalu. Isu itu sangat berkembang luas dan sempat ditangkap media ini sebagai isu yang harus diklarifikasi.

Beberpa sumber informasi yang sempat dihubungi wartawan yang menyebar di beberapa Kecamatan di Malaka mengaku mendengar informasi itu. “Kami dengar informasi itu berkembang dari mulut ke mulut dan melalui SMS bahwa TABE telah pecah. Kita juga mendengarkan bahwa Tabe tidak diakomodir Gerindra karena perbedaan dukungan politik pada pileg dan pilkada lalu, yang mana TL tidak mendukung figur yang diusung Gerindra, Kita hanya dengar saja dan informasi ini sudah menyebar dimana-mana, dan jadi bahan diskusi hangat di masyarakat,” ujarnya.

Beberapa sumber terpercaya media ini di Kobalima dan kobalima Timur pun mengatakan hal yang sama. “Kami memang mendengar informasi itu tetapi kami belum tau kebenarannya. Kami belum mendapatkan penjelasan resmi dari Partai Gerindra. Kami harapkan bisa dapatkan klarifikasi terkait isu yang menyatakan TABE pecah tetapi belum pastikan kebenarannya,” bilang sumber-sumber itu.
Bakal Calon Bupati dari Paket TABE, Taolin Ludovikus ketika dikonfirmasi wartawan media ini melalui telpon selulernya enggan berkomentar kepada pers. “Silahkan tanyakan dan konfirmasikan langsung dengan Pak Benny dan Pak Esthon Funay,” ujarnya pendek.

Ketua Partai Gerindra Kabupaten Malaka, Benny Candradinata ketika dihubungi wartawan melalui telpon selulernya, Selasa(29/4) mengatakan, itu isu yang menyesatkan dan memastikan bahwa TABE baik-baik saja. “Kita sudah melakukan pendaftaran secara paket di Partai Gerindra dan saat ini juga masih digodok sesuai mekanisme partai,” ujarnya.

Secara pribadi saya juga senang bila TABE diisukan seperti itu berarti mereka juga mengakui keberadaan kami di Malaka. Kita juga sudah mendaftarkan diri pada beberpa partai lain dan sama juga masih melalui tahapan dan mekanisme partai. Yang Jelas TABE sampai saat ini baik-baik saja, dan kita semuanya masih menanti mekanisme yang ditempuh partai dalam menentukan paket mana yang mau diusung. Sebagai ketua Partai kita sudah merapatkan barisan dengan melakukan konsolidasi partai secara internal, dan siap untuk menghadapi pelaksanaan pilkada mendatang. Apapun keputusan partai kita hormati karena Gerindra juga secara Nasional merupakan partai kader dan termasuk partai besar yang patut diperhitungkan,” terangnya.

“Dalam dunia politik isu seperti itu biasa dan tidak perlu ditanggapi serius. Kita tetap mengikuti tahapan-tahapan yang ada, dengan harapan Tabe juga bisa ikut bersaing dengan figur-figur lain, dalam perhelatan pilkada Malaka mendatang,” pungkasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top