RAGAM

Pemkot dan Pemkab Kupang Teken MoU Soal Pemenuhan TPG

KUPANG, KilasTimor.com-Terobosan baru dilakukan Pemerintah Kota Kupang dan pemerintah Kabupaten Kupang, dalam hal membantu para guru pada dua wilayah tersebut. Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Kupang, teken kerjasama tenaga pengajar (Guru), dalam memenuhi Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (PPO) Kota Kupang, Jerhans Ledoh kepada wartawan di Kantor DPRD, Selasa (28/7/2015).

Menurutnya, kerjasama yang di lakukan Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Kupang berkaitan dengan jam mengajar untuk meraih tunjangan profesi guru (TPG) , bagi para guru dan lingkup Pemkot dan Pemkab Kupang yang dalam proses mengajar tidak mencapai 24 jam .
“Kerja sama ini sudah dilakukan dengan penandatanganan kerja sama (MoU) sama antara dinas PPO Provinsi NTT, PPO Kabupaten Kupang, dan PPO Kota Kupang,” ujarnya.

Jerhans mengatakan, untuk mencapai target dalam mendapat TPG, Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang yang dalam proses mengajarnya belum memenuhi jam mengajar 24 jam, maka bisa saling memenuhi oleh para guru di Kabupaten untuk mengajar di Kota Kupang dan sebaliknya guru Kota Kupang bisa mengajar di sekolah yang ada di Kabupaten Kupang.

“Selama ini banyak guru yang dalam seminggu, yang kuota waktu mengajar selama 24 jam, tidak terpenuhi baik itu yang berada di Kota Kupang maupun Kabupaten Kupang. Maka melalui MoU tersebut para dari kota dan kabupaten bisa diperbantukan untuk mengajar di sekolah-sekolah di wialayah Kota dan Kabupaten dalam memenuhi kuota tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   LPSK Minta Siswa Laporkan Potensi Kekerasan di Sekolah

“Saat ini ada sekitar belasan guru dari Kota Kupang, yang sedang menjalani proses mengajar di Kabupaten Kupang. Umumnya para guru itu mengajar di SMA yang berada di Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Batakte, Kecamatan Kupang Barat dan SMA yang berada di Kecamatan Nekamese. Hal yang sama juga terjadi di Kota Kupang, untuk mengejar jam mengajar sebanyak 24 jam, bagi para guru yang mengantongi sertifikasi,” katanya. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top