EKONOMI

Penerimaan Pajak Baru 15 Persen

JAKARTA – Menkeu Bambang Brodjonegoro tetap optimistis bisa mencapai target penerimaan pajak yang nilainya cukup fantastis, meski mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution memprediksi shortfall mencapai Rp 180 triliun.

Bambang menguraikan, begitu sunset policy atau reinventing policy diberlakukan, sumber penerimaan pajak pun bertambah.

’’Pokoknya kita punya cara untuk mencapai target tersebut. Bulan ini yang namanya tahun pembinaan 2015 itu akan diluncurkan apa yang dinamakan reinventing policy. Jadi, kelanjutan dari sunset policy,’’ papar Bambang di Jakarta Jumat (10/4).

Mantan Wamenkeu tersebut memastikan bahwa kebijakan itu sudah dipersiapkan secara matang. Persiapan kebijakan itu dilakukan sejak lima tahun lalu. Pihaknya mengklaim telah memiliki data dan informasi lengkap seluruh wajib pajak (WP), baik orang pribadi maupun badan.

’’Sudah siap. Memang kita ngomongnya barusan sekarang (sunset policy). Itu kan udah disiapin dari tahun lalu. Data dan informasi sudah lengkap. Jadi, semua data SPT WP kita tahu,’’ ujarnya.

Dia mengakui, pemberlakuan sunset policy akan memakan waktu karena adanya pemeriksaan dan kroscekdata dengan para WP. Namun, dia memastikan proses tersebut tidak berlangsung lama. Dengan begitu, penerimaan langsung (fresh money) tetap terjadi. ’’Ini pemeriksaannya cepat. Kan mandatory-nya tahun ini,’’ katanya.

Hingga triwulan I 2015, realisasi penerimaan pajak tercatat Rp 198,226 triliun atau 15,32 persen dari target penerimaan Rp 1.294,258 triliun. Salah satu penurunan cukup besar dicatat pajak bumi dan bangunan (PBB), yakni 59,62 persen. (net)

Baca Juga :   993 PKM di Malaka Tengah Terima Bantuan Tunai
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top