RAGAM

42 Tahun Koma, Akhirnya Korban Perkosaan Brutal Tahun 1973 itu Meninggal

ARUNA Shanbaug, 66, suster asal India, akhirnya meninggal setelah koma selama 42 tahun, Senin (18/5). Shanbaug tidak pernah sadar setelah diperkosa secara brutal pada 1973.

Tubuh kurus itu tinggal tulang berbalut kulit. Ruas-ruas jari tangannya menekuk tidak normal. Wajahnya yang dulu cantik, dengan rambut hitam panjang ikal dan tatapan mata yang tajam, tampak menderita. Lingkaran hitam di bawah mata, tulang rahang mencuat, dan mulutnya seperti menjerit kesakitan. Begitulah kondisi Aruna Shanbaug yang diabadikan dalam buku biografi karya Pinki Virani.

Kini mata Shanbaug telah tertutup selamanya. ’’Shanbaug meninggal pada Senin lalu pukul 08.30. Dia sebelumnya dirawat di unit perawatan intensif dan mendapat bantuan dari ventilator,’’ jelas Juru Bicara Rumah Sakit King Edward Mumbai (KEM) yang merawat Shanbaug selama ini. Shanbaug meninggal setelah menderita radang paru-paru sejak enam hari lalu.

Penderitaan Shanbaug berawal pada 27 November 1973. Saat itu usianya baru 25 tahun. Seorang petugas kebersihan di Rumah Sakit KEM bernama Sohanlal Bharta Walmiki ’’menyerangnya’’ di basement rumah sakit. Shanbaug diikat dengan rantai anjing dan disodomi secara brutal, lantas ditinggalkan begitu saja.

Shanbaug ditemukan 11 jam kemudian dalam kondisi sangat mengenaskan. Dia tidak sadarkan diri. Shanbaug mengalami kebutaan, otaknya pun rusak parah. Dia kemudian terbaring koma.

’’Kematian yang sebenarnya terjadi pada 1973 saat dia diserang. Saat ini yang terjadi adalah kematiannya yang sah secara hukum,’’ ujar Virani sedih. (net)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top