TIMOR

Catatan Boni Atolan Terkait Kunjungan DPRD Malaka ke Kabupaten Siak (2-Habis) Pengelolaan Keuangan DOB Siak Raih Opini WTP

Salah satu catatan menarik lainnya dari Kabupaten Siak dalam lima tahun pertama, Cerita Simon Seran Fahik, dimana selain memantapkan dokumen Tata Ruang Wilayah dan juga melakukan penataan tentang tata kelola keuangan. Karena mereka sangat disiplin melakukan tata kelola keuangan yang baik, maka sampai saat ini Kabupaten Siak dalam aspek keuangan dan dalam hasil audit tahunan oleh BPK ditetapkan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Mereka dianggap berhasil mengelolala keuangannya dengan baik dan transparan hampir tanpa cacat sedikitpun.

Lambang Kabupaten Siak

Lambang Kabupaten Siak

Karena begitu disiplinnya menerapkan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan hampir tanpa cacat, pemerintah daerah Siak membuat MOU dengan Pemerinta Pusat di Jakarta sebagai Kabupaten yang bebas korupsi. Dengan MoU dan kedisiplinan yang dijalankan setiap tahun dana APBN digelontorkan dari pusat, untuk percepatan membangun wilayah itu.

Karena perencanaan tata ruang wilayahnya sudah jelas dan regulasinya sudah disiapkan maka pemeintah pusat sangat yakin akan apa yang dilakukan pemerintah Kabupaten Siak. Tiap tahun dana APBN digelontorkan untuk percepatan pembangunan wilayah itu. Sebuah tingkat kredibilitas yang sangat luar biasa yang patut dicacat dan dicermati.

Selain menyiapkan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah dan Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan, Kabupaten Siak juga mematangkan perencanaan baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Mereka mempersiapkan semuanya dengan baik dan melakukan penyesuaian regulasi penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga :   PPKAD Proses Dokumen Pencairan Dana

Selama lima tahun masa persiapan, Kabupaten Siak mempersiapkan sumber daya aparaturnya dengan baik. Salah satu catatan kritis yang perlu dilihat bahwa adanya kemauan baik pemerintah dan DPRD Siak untuk memanggil kembali semua tenaga-tenaga ahli dan terampil, yang menyebar di seluruh Kabupaten dan Provinsi, untuk kembali membangun Siak.

Tenaga kerja asal Siak yang menyebar diberbagai daerah dipanggil kembali untuk sama-sama membangun Siak. Mereka ditempatkan dibidang pemerintahan atau juga dibidang swasta sesuai kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Tenaga-tenaga potensial yang asli Kabupaten Siak direkrut sesuai regulasi yang dibuat. Profesionalisme dalam menempatkan tenaga kerja terampil sesuai kemampuan dan skill sangat dibutuhkan dan tidak ada unsur KKN, dalam melakukan prekrutan tenaga. Intinya, semua regulasi sudah dibangun dan disetujui, sehingga pemerintah hanya merekrut sesuai kebutuhan dan regulasi yang dibuat.

Yang jelas, management sumber daya aparaturnya sangat terbuka terutama dalam merekrut pegawai dan tenaga kerja di bidang pemerintahan. Setiap warga Siak diberi kesempatan yang sama untuk bekerja dibidang pemerintahan sesuai standart mutu perekrutan yang disepakati bersama.

Untuk urusan perijinan, di Kabupaten Siak, Bupati menyerahkan sekitar 74 jenis perizinan yang diserahkan kepada para camat untuk mengeluarkan izin. Masyarakat tidak harus repot mengurusnya di Kota Kabupaten. Selain efisiensi juga memperpendek rentan urusan hingga tingkat Kabupaten. Para camat diberi peran. Masyarakat yang berurusanpun tidak harus repot sampai ibu kota kabupaten.

Baca Juga :   Terbatasnya Ruangan, 9 Pasien Bibir Sumbing Dititipkan di RSIA Soe

Cacatan penting lainnya, pemkab Siak sangat menjaga kerukunan umat beragama. Semua agama diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang secara bersama dan baik. Pemerintah menjamin kebebasan beragama dan hal itu sudah diatur dalam regulasi yang dibuat untuk melindungi dan menjamin kebebasan hidup beragama di wilayah itu.

Salah satu keunikan yang dimiliki di Siak adalah adanya sungai yang mengalir tepat ditengah kota. Kondisi disana hampir sama dengan sungai Benenain, tetapi mereka justru mengelola sungai itu menjadi potensi pariwisata. Jembatan penghubung sebagai lalulintas kendaraan dan manusia juga dikemas menjadi potensi pariwisata handal di Kabupaten Siak. Dibawah jembatan itu bisa dilewati kapal tangker dan juga kapal-kapal lainnya. Sepanjang aliran sungai Siak, Pemerintah menatanya dari hulu hingga hilir sebagai potensi pariwisata yang mampu menyedot arus kunjungan wisata domestik dan manca negara.

Kawasan perbatasan negara juga dikemas dan dikelola sebagai daerah pariwisata yang handal bagi wisatawan domestik dan manca negara. Hubungan bilateral negara Singapura sangat baik dengan Kabupaten Siak dan penduduk kedua willayah itu saling mengunjungi satu sama lain. Karena hubungan yang baik itu maka warga Siak yang mau berobat karena sakit tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau kota-kota besar lainnya di Indonesia, tetapi cukup menyeberang ke Singapura buat berobat. Selain dekat dan praktis biaya pengobatannya juga relatif murah ketimbang mengeluarkan ongkos yang besar untuk mendatangi Jakarta atau kota-kota besar lainnya di Indonesia hanya untuk berobat. (*)

Baca Juga :   Warga Kakaniuk Akhirnya Nikmati Listrik
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top