POLITIK

Heri-Quido akan Urus Birokrasi Yang Keropos

BETUN,Kilastimor.com-Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Heri Klau-Quido Seran berjanji akan mengurus birokrasi Malaka yang keropos kembali pada fungsinya semula.
Penataan birokrasi itu penting untuk mengembalikan motivasi kerja pegawai dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat guna percepatan kesejahteraan masyarakat. Penegasan itu disampaikan bakal calon wabub Malaka, Quido Seran kepada wartawan di Betun, Minggu (17/5).

“Birokrasi Malaka harus ditata kembali karena sangat keropos dan tidak profesional. Kita inginkan birokrasi kita bekerja secara baik dan profesional tanoa harus ditekan-tekan penguasa, Kita harus ciptakan iklim kerja yang kondusif supaya ada kenyamanan dan ketenangan kerja. Kalau kita biarkan maka akan ada pengkotakan pejabat sesuai pola dukungan politik. Kita tidak usah malu ungkapkan fenomena ini bila Malaka mau maju. ,” jelasnya.

“Kita harus bangun Malaka dengan fondasi yang kuat dimana dunia birokrasi kita harus diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang. Pejabat kita harus diberi kesempatan untuk berkembang secara baik. Penempatan pegawai harus sesuai disiplin ilmu dan keahliannya. Jangan sampai kita salah menempatkan orang dalam dunia birokrasi karena akan berakibat fatal buat produktifitas kerja yang akan berdampak pada pelayanan publik,” bebernya.

“Belajar dari pengalaman silam waktu masih bergabung di Belu, dunia birokrasi di Belu selama sepuluh tahun terakhir selalu dikaitkan dengan dukungan politik sehingga banyak kader PNS potensial masuk kotak dan terhempas. Ini yang harus diluruskan supaya tidak terbawa ke Malaka. Kita harus ungkapkan hal itu secara transparan supaya diketahui dan adanya perbaikan. Kalau kita biarkan maka perlahan tetapi pasti akan terjadi pengkotak-kotakan dalam dunia birokrasi sesuai pola dukungan politik,” jelasnya.

Baca Juga :   Jony Mali: Kami Tidak Ingin Mendahului Keputusan Partai

“Kalau dipercaya rakyat, itu urusan pertama yang perlu mendapatkan perhatian karena mereka sebagai motor dan penggerak didalam tubuh pemerintahan. Penempatan pegawai harus sesuai keahlian, pengalaman dan kemampuan. The right man on the right place, bukan The wrong man on the nice place,” paparnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top