TIMOR

Ketua DPRD TTS: Kadis Kesehatan itu Bandel

SOE, Kilastimor.com-Ketua DPRD TTS, Jean Neonufa,SE mengeluarkan pernyataan keras terkait sikap Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Hosiani Inrantau yang hingga kini belum juga menyalurkan dana nonkapitasi untuk para bidan dan petugas kesehatan, yang bertugas di tingkat Puskesmas.

Pernyataan Jean tersebut terungkap ketika menerima pengaduan 8 orang bidan dari Puskesmas Nule terkait belum dicairkannya dana Nonkapitasi untuk para bidan yang bertugas di Puskesmas Nule.

Menurut Jean, sikap Kadis yang demikian adalah merupakan sikap bandel yang walaupun sudah berulangkali diingatkan, agar dana Nonkapitasi segera disalurkan namun tidak ditanggapi.
Dihadapan 8 orang bidan, Ketua DPRD dari Partai Nasdem ini mengatakan bahwa baik melalui komisi atau pemandangan umum fraksi-fraksi, DPRD secara lembaga sudah mengingatkan dan meminta agar dinas kesehatan segera menyalurkan dana tersebut, ke rekening masing-masing Puskesmas untuk kemudian dibagikan kepada para bidan dan petugas medis di Puskesmas. Dan diperoleh jawaban bahwa sudah disalurkan. Nyatanya hingga kini dana tersebut masih mengendap direkening dinas Kesehatan dan belum disalurkan.

“Kadis Kesehatan memang bandel, kami sudah berulang-ulang mempertanyakan hal tersebut apakah sudah disalurkan dana tersebut ke Puskesmas dan jawabannya, semua sudah beres dana nonkapitasi sudah disalurkan. Nyatanya sekarang para bidan datang mengadu lagi,” kata Jean kesal.

Mengenai pemotongan uang jasa pelayanan melahirkan oleh dinas kesehatan , menurut Jean, berdasarkan pengakuan Kadis Kesehatan dr. Hosiani Inrantau dinas kesehatan tidak pernah melakukan pemotongan uang jasa pelayanan melahirkan.
“Ibu Kadis Kesehatan juga mengatakan bahwa tidak melakukan pemotongan uang jasa pelayanan melahirkan,”ungkap Ketua DPC Partai Nasdem ini.

Atas pengaduan tersebut Jean berjanji akan menuntaskan persoalan tersebut dengan menyurati Kadis Kesehatan untuk menghadiri rapat dengar pendapat yang juga akan dihadiri perwakilan dari semua Puskesmas dan para dokter sehingga semua persoalan yang selama ini mengendap akan terungkap semuanya.

“Saya berjanji akan menuntusakan persoalan ini. Saya akan menyurati Kadis Kesehatan untuk menghadiri rapat dengar pendapat yang juga dihadiri perwakilan dari semua Pukesmas dan para dokter sehingga semua persoalannya yang selama ini mengendap akan terungkap ujar jean.

Lebih lanjut kata Jean, pihaknya juga akan melakukan sidak ke kantor Dinas Kesehatan untuk melihat langsung kinerja kerja dari dinas kesehatan.
“Kami akan lakukan sidak untuk melihat langsung kinerja kerja dari dinas kesehatan dan mengenai persoalan yang diadukan oleh para bidan ini juga akan saya sampaikan kepada pak Bupati, karena ini persoalan klasik yang sudah berulang setiap tahun,”kata Jean.

Kepada 8 orang bidan Jean berpesan agar berani mengungkapkan apa yang terjadi dengan benar dan tidak boleh ada rasa takut terhadap ancaman dari pimpinan dan dianggap pembangkang yang lalu kemudian diancam untuk pindahkan atau mutasi ke tempat yang jauh, karena dia menjamin tidak akan terjadi hal yang ditakutkan oleh para bidan.

Karena menurut Jean, apa yang dilakukan para bidan dari Puskesmas Nule tersebut tidak lain dan tidak bukan hanya memperjuankan apa yang menjadi hak mereka dan juga sekaligus hak para bidan dan dokter yang selama ini belum menerima apa yang menjadi hak mereka. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top