HUKUM & KRIMINAL

Lagi, Aparat Penegak Hukum Diminta Selidiki Pengerjaan Ruas Jalan Lintas Selatan Timor

BETUN, Kilastimor.com-Aparat Penyidik Tipikor Kepolisian dan Kejaksaan didesak untuk proaktif melakukan penyelidikan, terkait pengerjaan ruas jalan lintas selatan pulau Timor dari Motamasin Kabupaten Malaka hingga Kolabano-Kabupaten TTS, yang dikerjakan PT. Modern-Naviri.co. Pasalnya, proyek tersebut berpotensi merugikan keuangan negara dan merugikan warga pengguna jalan di wilayah kawasan perbatasan Malaka dan TTS.
Kalau aparat mendiamkan saja maka kerugian negara akan bertambah besar di wilayah kawasan perbatasan kedua wilayah itu.

Penegasan itu disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Malaka (Immala) Kupang, Sirilius Klau kepada wartawan di Kupang, Selasa (18/5).

“Kita minta aparat tipikor di Kepolisian, Kejaksaan atau KPK untuk proaktif melakukan penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi dalam pengerjaan ruas jalan Motamasin-Webua-Besikama-Wanibesak-Boking, yang selama ini dikerjakan PT. Modern-Naviri karena berpotensi merugikan keuangan negara. “Kejaksaan dan kepolisian harus segera melakukan puldata dan pulbaket di lapangan untuk mengidentifikasi pengerjaan ruas jalan itu,” ujarnya.

“Kita juga meminta penyidik untuk melakukan penyelidikan kenapa pengerjaan ruas jalan strategis nasional itu antara Wanibesak-Kolbano sekitar 20 km belum tuntas dikerjakan, padahal jalan itu sangat penting untuk melancarkan arus transportasi barang dan orang di wilayah jalur selatan Timor, menuju Kupang, ibukota provinsi NTT,” bebernya.

Baca Juga :   Painless Programs For essay writing service reviews reviewingwriting - Insights

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top