RAGAM

Lagi, Kades se-Malaka Keluhkan Pembayaran Tunjangan

BETUN, Kilastimor.com-Pembayaran tunjangan kades dan pencairan ADD belakangan menjadi isu sentral dan bahan pembicaraan menarik para kepala desa. Pasalnya, hingga kini belum ada tanda-tanda pencairan ADD dan pembayaran gaji tunjangan desa.

“Kami sudah mendatangi BPMPD Malaka, untuk mempertanyakan masalah itu. Tetapi jawabannya masih abu-abu dan belum ada kejelasan. Kami sudah bekerja 5 bulan namun hingga kini belum dibayar satu peserpun, sehingga sangat mengganggu kinerja di desa,” ujar beberapa kepada desa di Betun, Kamis (28/5).

“Kalau ADD belum cair ya silahkan saja, tetapi kalau tunjangan juga masih tertahan itu yang buat kami pusing karena banyak hal yang harus dilakukan di desa terganggu. Kalau bisa pemerintah segera mencairkan tunjangan kades karena sudah bekerja selama 5 bulan,” pinta beberapa kades yang minta namanya tidak publikasi.

“Di desa pelayanan kepada masyarakat jalan terus, kunjungan dari luar tetap ada dan membutuhkan biaya operasional. Tidak mungkin kita minta uang dari masyarakat untuk memenuhi semua kebutuhan pelayanan,” jelas beberapa kades.

“Kita minta supaya pemerintah fokus dan segera mengeluarkan SK Bupati guna pembahasan RAPBDes di tingkat desa. Kita lihat pemerintah di Kabupaten sangat lamban mengurus semuanya, dan hal itu sangat mengganggu pelaksanaan kegiatan di desa,” tambah beberapa kades lainnya.

Kaban BPMPD Kabupaten Malaka, Eduardus Klau ketika dikonfirmasi wartawan, kamis (28/5) tidak berada di tempat. (oni).

Baca Juga :   Anggota DPRD Malaka Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Proyek SMK Unggul Kobalima. Kerugian Negara Capai Rp 405 Juta
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top