RAGAM

Lembaga Pendidikan dan Guru Diminta Cegah Kekerasan Anak

KUPANG, Kilastimor.com-Walikota Kupang, Jonas Salean, mengharapkan agar pihak sekolah dan para pendidiknya atau guru, dapat lebih menunjukkan perannya dalam mencegah dan menghilangkan potret suram kekerasan terhadap anak-anak.

“Saya sangat mengharapkan agar pihak sekolah dan para pendidiknya dapat lebih menunjukkan perannya, dalam mencegah bahkan menghilangkan potret suram kehidupan anak-anak tersebut, sehingga memberikan kestabilan, keamanan dapat terjaga,” kata Jonas Salean melalui sambutanya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Jewarus Alex pada acara acara launching Draft Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Kekerasan Seksual Anak yang bertempat di Hotel T-More Kupang, Selasa (19/5/2015).

Menurutnya, dari aspek pembangunan, prakarsa penyebarluasan komitmen perlindungan terhadap anak melalui kegiatan ini, sesungguhnya merupakan langkah strategis karena berkaitan dengan upaya mengkondisikan anak-anak kita, sebagai persiapan proses alih generasi bagi masa depan daerah ini.

Diketahui, anak-anak merupakan anugerah dan titipan Tuhan bagi suatu keluarga untuk dijaga dan dipelihara dengan harapan meraka dapat tumbuh dan berkembang menjadi insan-insan yang ideal dan berguna, bagi keluarga maupun masyarakat. Sebab apabila anak mengalami kekerasan seksual dan fisik lainnya, kemungkinan besar akan menyebabkan gangguan terhadap tumbuh kembang anak secara pikologis. “Kehadiran Standar Operasioanal Prosedur (SOP) penanganan kekerasan seksual anak, sesungguhnya merupakan suatu hal yang patut disyukuri, karena memiliki dimensi humanis yang sangat luas dan strategis, dalam memberikan pencegahan, perlindungan dan penindakan terhadap pelecehan seksual bagi anak,” katanya.

Baca Juga :   Nai Ulu Nyatakan Calonkan Diri, Pasca Berakhirnya Masa Tugas Sebagai Penjabat Bupati Malaka

Dia mengaku, disadari sepenuhnya bahwa upaya-upaya penanganan yang ideal bagi seorang anak merupakan hal yang penting dan urgen sekaligus membutuhkan keseriusan dari semua pihak. Oleh karenanya pemerintah sangat mendukung segala prakarsa perkembangan dan dan kemajuan anak-anak di daerah ini.

Sementara Koordinator Lembaga Rumah Perempuan Kupang, Libby Sinlaeloe mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan di Kota Kupang sebagai Kota Layak Anak dan juga mendukung Misi Kota Kupang point ke lima, yakni pembangunan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang memiliki kehidupan yang layak, terpenuhinya kebutuhan dasar dengan titik berat pada penanggulangan kemiskinan, penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, pengarutamaan gender, perlindungan anak serta mitigasi bencana.

Dia menambahkan, setiap lembaga memiliki SOP dalam memberikan penanganan terhadap kasus kekerasan seksual anak. Namun masih secara umum, sedangkan dalam penanganan kasus kekerasan seksual anak diperlukan penanganan secara khusus, sehingga dapat memberikan layanan yang komprehensif dan lebih berkualitas. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top