POLITIK

Nai Ulu: Saya Tidak Persulit Tenaga Kontrak

BETUN, Kilastimor.com-Mantan Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu mengaku tidak menandatangani SK bagi 1.800 Teko di Malaka, karena tidak ditunjang kajian setiap SKPD yang membutuhkan tenaga. Dua bulan menjelang masa jabatan berakhir Nai Ulu sudah memerintahkan seluruh SKPD yang membutuhkan tenaga untuk membuat kajian namun hingga akhir masa jabatannya berakhir, kajian itu belum juga ada, sehingga SK itu tidak ditandatangani.

Penegasan itu disampaikan Mantan Penjabat Bupati Malaka, Herman Nai Ulu kepada wartawan usai mendaftarkan diri di partai Hanura di Besikama, Senin (18/5).

“Dua hari sebelum berakhir masa jabatan, saya didatangi teman-teman di DPRD untuk menandatangani SK itu, tetapi saya sudah jelaskan bahwa kalau belum ada kajian SKPD maka SK itu tidak bisa ditanda tangani karena akan berdampak hukum,” ujarnya.

“Kita perlu luruskan masalah ini sehingga informasi yang berkembang di masyarakat tidak menyesatkan. Bagaimanapun seorang Bupati menandatangani sebuah dokumen penting harus ditunjang dengan kajian-kajian pendukung, agar bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Kalau kita main rekrut saja tanpa suatu kajian sebagai dasar tentu menyulitkan untuk tanda tangan dokumen itu, karena bisa berdampak hukum dan menghantarkan banyak pihak ke penjara,” tambahnya.

“Saya rasa tidak mempersulit tenaga kontrak. Kita juga harus mempertimbangkan aspek lain karena bertautan dengan pemanfaatan keuangan negara. Kalau kita main tanda tangan tanpa dokumen pendukung yang jelas, tentu kita bisa masuk penjara karena dianggap menyalahgunakan wewenang dan mengkorupsi uang rakyat,” jelasnya.

Baca Juga :   Penambahan Instansi Pemerintahan Harus Sesuai Aturan

“Saya sudah berhenti dari jabatan saya sebagai penjabat Bupati Malaka karena mandat undang-undang, tetapi persoalan teko itu perlu diselesaikan oleh pemerintahan yang ada. Bupati boleh berganti tetapi pemerintahan tetap berjalan, sehingga masalah teko dapat diselesaikan oleh pemerintah yang berkuasa saat ini,” pungkasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top