RAGAM

Pekan Depan, Empat Terdakwa Trafficking Dituntut di PN Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap empat terdakwa kasus human trafficking di Pengadilan Negeri Kelas IB Atambua, akan dilaksanakan pekan depan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Atambua, Muhammad Rizal menyampaikan penundaan tersebut kepada wartawan ketika dihubungi, Rabu (27/5) di Atambua.

Dijelaskan, siang tadi digelar sidang terhadap empat terdakwa kasus human trafficking, Jony Lim, Davidson Anin, Dema Sian Fua dan Jonias Stefanus Killa, dengan mendengarkan saksi ad charge atau saksi meringankan. “Tapi terdakwanya tidak siap. Jadi sidangnya ditunda minggu depan hari Rabu tanggal 03 Juni 2015 mendatang,” kata dia.

“Nantinya hari Rabu juga langsung sidang dengan agenda tuntutan,” tambah Rizal.

Sementara itu, sidang terhadap empat kasus human trafficking di Pengadilan Negeri Atambua siang tadi, dipimpin Ketua Majelis Hakim Soesilo didampingi Anggota Hakim, Theodora Usfunan dan Anggota Hakim Frans Kornelisen.

Diketahui, keempat terdakwa masing-masing Jony Lim alias Jony, Davidson Anin oknum anggota Polres Kupang, Dema Sian Fua, oknum anggota Polres Belu dan Jonias Stefanus Killa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus human traficiking atau penjualan orang di Kabupaten Belu, Timor Barat, NTT pada tahun 2012 lalu. (yan)

Baca Juga :   Petugas Medis Harus Berikan Pelayanan Prima Demi Kesembuhan Pasien
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top