RAGAM

Penanggulangan DAS Benenain Harus Dilakukan dengan Cara-Cara Bersahabat

BETUN, Kilastimor.com-Penanggulangan banjir di sepanjang DAS Benenain, harus dillakukan dengan cara-cara bersahabat dan tidak melawan alam. Banjir itu harus dilihat sebagai sahabat manusia, dan perlakuannya harus dengan cara-cara khusus, sehingga tidak merusak penghidupan dan kehidupan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bakal calon Bupati Malaka, Agustinus Klaran menjawab pertanyaan masyarakat terkait upaya konkrit yang harus dilakukan ketika terpilih menjadi Bupati Malaka tahun ini.

“Saya hanya mengingatkan, banjir bandang Benenain adalah peristiwa alam yang terjadi setiap tahun dan cara melihat peristiwa itu juga harus dari sisi positif, karena membawa kesuburan dan sedimen yang bermanfaat bagi warga sepanjang DAS Benenain. “Kita jangan melihat banjir itu sebagai bencana, namun berkat yang perlu disyukuri . Cara menghadapinyapun harus dengan cara yang baik dan tidak melawan alam. Kita tetap bersahabat dengan banjir karena membawa kesuburan bagi wilayah ini. Penanganannya harus dengan cara khusus dan bersahabat, supaya kehadirannya tidak merusak pemukiman penduduk dan hasil pertanian masyarakat. Kita jangan palang supaya dia tidak datang tetapi bagaimana dia tetap datang tetapi tidak merusak pemukiman dan pertanian masyarakat sehingga perlu diatur dan ditata,” bebernya.

“Saya justru melihat banjir bandang Benenain itu adalah sebuah potensi dan kekuatan yang dimiliki masyarakat Malaka, yang belum tentu dimiliki orang dari daerah-daerah lain. Kalau banjir itu bencana yang mematikan, tentu orang Malaka Barat saat ini sudah pergi dan tidak tinggal sepanjang DAS Benenain. Justru sangat menarik bila banjir bandang Benenain itu perlu dilihat sebagai potensi pariwisata, yang harus dikembangkan dan dijaga. Konsepnya jelas, silahkan datang banjir Benenain tetapi diatur supaya tidak merusak pemukiman dan lahan pertanian masyarakat. Saya lihat kalau ditata baik dan benar bisa menjadi obyek wisata yang sangat menarik ketika banjir bandang itu datang. Kita bisa menikmati kehadiran banjir hingga hilir di laut Abudenok, tanpa harus merasa takut terseret banjir,” jelasnya.

Baca Juga :   71 Stand Usaha Kecil Menengah, Meriahkan Pameran Perarakan Besar Malaka

“Intinya, banjir itu perlu diatur dan dikelola dengan cara-cara bersahabat. Kalau diatur secara baik tentu bermanfaat bagi warga Malaka untuk membangun pertanian terpadu sekaligus untuk membangun dunia pariwisata. Banjir bandang Benenain itu sebuah potensi dan memiliki keunikan khusus. Kalau ditata baik akan menjadi sumber penghidupan dan kehidupan bagi masyarakat Malaka,” pungkasnya. (oni)

Loading...
Loading...
To Top