HUKUM & KRIMINAL

Waspada, Motaain Jadi Pintu Utama Penyelundupan Narkoba

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan negara Timor Leste, kini menjadi pintu utama penyelundupan Narkoba.

Sejak bulan Oktober hingga Desember akhir 2014, terdapat empat kasus nerkoba yang terungkap. Empat pelaku penyelundupan narkoba, yang berhasil diamankan masing-masing, satu pria dan tiga perempuan. Keempat pelaku berhasil diamankan ketika hendak menyelundupan Narkoba jenis sabhu, dari Dili-Timor Leste ke Indonesia, melalui Motaain.
Jelas dia, keempat pelaku yang diamankan antara lain, itu Irpan, Aisyah, Eka Maharani dan Zaskia.

Hal itu disampaikan Kapolres Belu, AKBP Raja Sinambela kepada kilastimor.com ketika dihubungi di ruang kerjanya, Selasa (19/5/2015).

Menurut Sinambela, modus yang digunakan para pelaku yakni, pelaku memakai ransel layaknya warga pelintas biasa. Para pelaku tidak menggunakan jalan tikus, melainkan jalan darat melalui pintu batas Motaain.

“Penyelundupan narkoba melalui jalan tikus sampai sekarang belum ada. Yang berhasil kita identifikasi melalui pintu Motaain,” papar Raja.

“Selain ditangkap empat pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti jenis sabu seberat 9 kilo gram. Semua pelakunya sudah ditahan di Lapas Atambua,” sebut Raja.

Untuk diketahui, sepekan yang lalu terdakwa kasus narkoba Irpan dan Aisyah telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1 B Atambua. Keduanya dituntut pidana penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum. (yan)

Baca Juga :   Pancasila Merupakan Panduan Filosofis Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top