RAGAM

Agregat Berlumpur, Pengaruhi Kualitas Jalan Welaus-Boas. PPK Janji Awasi Ketat

BETUN, Kilastimor.com-PT. Timor Karya Mandiri sebagai kontraktor pelaksanan pengerjaan ruas jalan Welaus-Boas harus segera mengangkat dan membersihkan lumpur yang sudah bercampur agregat, sebelum melanjutkan pengerjaan ruas jalan itu.
Hal itu dimaksudkan untuk menjaga kualitas jalan yang dibangun dan tidak segera rusak, bila dilalui kendaraan yang bermuatan berat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan PPK di Dinas PU Provinsi NTT, dan menyampaikan persoalan itu. PPK sudah berjanji untuk melakukan pengawasan secara ketat di lapangan, guna menjaga mutu pengerjaan jalan dimaksud. Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Malaka, Vinsen Kehi Lau kepada wartawan di Betun, Selasa (8/6).

“Jumat lalu saya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU Propinsi NTT dan menyampaikan kondisi riil di lapangan. Saat itu saya bertemu langsung PPK pengerjaan proyek itu, Pak Alfons. Beliau sangat responsip menanggapi penyampaian kami dan berjanji untuk berkomunikasi dengan kontraktor pelaksana. Kita waktu itu sepakat supaya sebelum kontraktor melakukan dan melanjutkan pekerjaan supaya mengangkat dan membersihkan semua lumpur yang bercampur dengan agregat, karena akan mempengaruhi kualitas pengerjaan jalan,” ujarnya.

Vinsen Kehi Lau

Vinsen Kehi Lau

“Pengerjaan ruas jalan itu menjadi tanggung jawab provinsi karena status jalannya jalan provinsi. Kita tetap meminta supaya pengawasan yang dilakukan harus benar-benar, agar mutu jalan yang dikerjakan juga baik dan bertahan lama. Ini satu-satunya jalan alternatif dan jalan utama untuk keluar-masuk Malaka, sehingga ruas jalan itu sangat penting bagi semua pengguna jalan yang mau keluar dan masuk Malaka. Kalau tidak diangkat lumpurnya, maka kualitas jalan akan cepat rusak dan tidak bertahan lama,” pungkasnya. (oni).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top