RAGAM

Hutan Wemer Harus Diselamatkan

BETUN, Kilastimor.com-Hutan Wemer yang terdapat di wilayah Kabupaten Malaka, harus diselamatkan dan dilestarikan kembali. Warga perambah hutan harus keluar dari lokasi hutan, dan bisa diikutkan dalam program transmigrasi yang diselenggarakan pemerintah. Jika tidak, maka negara bisa memfasilitasi supaya kembali ke daerah asal Timor Leste.

Penegasan itu disampaikan Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

“Kita baru pertemuan ditingkat kementerian di Jakarta bersama Pemerintah Provinsi. Jakarta tetap bersikeras mempertahankan Suaka Margastawa Kateri sebagai hutan negara. Hutan itu harus dikembalikan kepada fungsinya semula dan tidak boleh dialihfungsikan untuk tujuan apapun. Caranya, pekerja kebun harus keluar dan ikut program transmigrasi yang diselenggarakan pemerintah, atau bagi yang tidak mau, akan dilakukan kerja sama negara Indonnesia dan Timor Leste untuk repatriasi bagi yang bersedia kembali ke negara asal,” ujarnya.

Donatus Bere

Donatus Bere

“Status hutan Wemer adalah hutan suaka marga satwa yang pengelolaannya diserahkan kepada KSDA dan kewenangannya di Jakarta. Sehingga pemkab Makaka tidak berhak untuk mengurusi hutan itu,” ujarnya.

“Ini sudah kemauan Jakarta sehingga kita di daerah harus bisa memahami kondisi itu. Untuk transmigrasi Pemkab Malaka bekerjasama Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, termasuk upaya memulangkan warga baru yang mau kembali ke Timor Leste akan difasilitasi Jakarta,” bebernya.

“Pemerintah Indonesia akan membangun kerja sama dengan negara Timor Leste terkait proses pemulangan itu . Nanti diidentifikasi dulu baru diambil langkah-langkah konkrit kedepan,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top