RAGAM

Isu Tsunami, Warga Kobalima, Kabupaten Malaka Mengungsi

BETUN, Kilastimor.com-Warga Desa Litamali dan Desa Rainawe di Kecamatan Kobalima selama dua hari terakhir mengungsi ketempat yang lebih tinggi di wilayah pegunungan di Kobalima dan Kobalima Timur, terkait isu tsunami pasca gempa bumi dua hari lalu.

Tsunami

Tsunami

Kepala Desa Litamali, Vinsen Manek ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. “Memang ada warga baru disini dan beberapa warga lokal memilih mengungsi di daerah pegunungan di Kobalima dan Kobalima Timur. Ada warga yang mengungsi malam setelah terjadinya gempa karena menurut informasi air laut disekitar desa Rainawe surut panjang dan merupakan bagian tanda-tanda tsunami,” ujarnya.

“Saya langsung mendatangi dan melihat dari dekat di daerah pinggiran pantai, namun warga di pinggiran pantai tidak lari. Hanya warga baru eks tim-tim yang memilih mengungsi ketempat yang lebih tinggi,” bebernya.

“Saya asli warga Kobalima tahu persis perkembangan laut disini, dan kalau kurang dan mengering 5 hingga 10 meter adalah hal biasa yang tidak perlu dirisaukan. Ini mungkin dikaitkan dengan terjadinya gempa sehingga bagi yang belum terbiasa memilih untuk mengungsi,” tandasnya.

“Kita harapkan warga tidak terprovokasi dengan isu itu, karena akan mengundang pencuri memanfaatkan isu itu untuk beraksi. Saya himbau warga untuk tetap berada ditempat sambil menunggu informasi resmi pemerintah,” pungkasnya. (oni)

Baca Juga :   100 TKM Malaka Diberi Skill untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top