RAGAM

Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati TTU Dilarang Lakukan Mutasi

Disaksikan Media ini, kegiatan pemberitahuan mengenai akan berakhir masa jabatan Bupati-Wabup ini dilakukan di lantai dua kantor pemda setempat. Surat tersebut diserahkan langsung oleh ketua DPRD TTU, Frengky Saunoah didampingi Wakil Ketua DPRD TTU, Amandus Nahas.

FrengkySaunoah kepada wartawan mengatakan, sebelum enam bulan masa jabatan bupati-wabup akan berakhir, maka kewajiban DPRD adalah memberikan surat pemberitahuan. “Dengan adanya surat pemberitahuan, Bupati dan Wabup bisa mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pertanggungjawaban masa jabatannya,” kata Saunoah.

Surat pemberitahuan yang diberikan tersebut, kata Saunoah, tidak mengurangi kewenangan Bupati dan Wabup. Hanya saja, berdasarkan Undang-Undang Pemilukada Nomor 1 Tahun 2015, Pasal 4 ayat 2, bupati tidak boleh melakukan mutasi pejabat di semua jenjang eselon.

Secara terpisah Bupati TTU, Ray Fernandez menegaskan, dirinya akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Surat pemberitahuan tersebut, lanjut Fernandes, tidak membatasi kebijakan kepala daerah. Pasalnya, jika kebijakan kepala daerah dibatasi, maka daerah akan lumpuh. “Kalau kebijakan dibatasi, biasanya akan ditunjuk penjabat.
Tapi inikan tidak karena saya tetap menjalakan tugas seperti biasa. Pengalaman sebelumnya, kalau saya ikut lagi dalam pemilihan ini, maka saya hanya cuti pada saat kampanye,” ungkapnya. (ger)

Baca Juga :   Pemkot Kupang Salurkan DTH untuk 261 KK

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top