RAGAM

Kebakaran Gudang, Dominasi Kebakaran di Kota Kupang

KUPANG, Kilastimor.com-Kebakaran yang terjadi di Kota Kupang, mulai dari Januari hingga awal Juni, didominasi terbakarnya gudang dan padang. Hal ini dikatakan Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Drs. Agus Ririmase kepada wartawan di kantor DPRD Kota Kupang, Jumat (5/6/2015).

Menurut Agus, hingga pertengahan 2015 ini, tingkat kebakaran yang terjadi di Kota Kupang lebih besar terjadi pada kebakaran gudang dan padang. Belum lama ada sekitar dua kejadian kebakaran besar yang dilalap si jago merah yakni pada 23 Maret tepatnya pada gudang rokok Satu Lima tiga (153) Alias Saliti di JL. Bunda Hati Kudus. No. 20, RT 54/RW 27, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Agus Ririmase

Agus Ririmase

“Kerugian akibat kebakaran itu, ditaksasi mencapai Rp 1 miliar lebih. Karena seluruh bangunan dan isinya ludes terbakar. Dalam tahun 2015 sudah berkisar 20 lebih kebakaran yang terjadi, namun semua dapat diatasi oleh petugas Pemadam Kebakaran Kota Kupang,” katanya.

Sementara untuk padang, kata Agus, kebakaran dikibatkan musim angin yang melanda Kota Kupang dan sekitarnya saat ini. Tetapi penanganan pun dapat diatasi oleh pemadam, jika secara cepat mendapat informasi dari warga.

“Dalam kejadian kebakaran khususnya pada rumah, Ruko maupun gudang serta perkantoran, kami selalu berkoordinasi dengan pihak PLN, dan Kepolisian, dimana untuk PLN berkaitan dengan aliran listrik, sedangkan untuk Kepolisian berkaiatan pengaturan arus lalulintas pada lokasi kejadian kebakaran,” tuturnya.

Baca Juga :   Save the Children Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar di Malaka

Dia mengaku, dalam penanganan kebakaran armada yang ada saat ini di Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kupang terdapat 10 unit mobil, namun yang aktif atau bisa beroperasi hanya 7 unit mobil pemadam. Untuk tahun ini, sesuai hasil koordinasi Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kupang dengan Ketua DPRD Provinsi NTT, pihaknya mendapat penambahan dari Pemerintah Provinsi sebanyak 3 unit mobil pemadam, tetapi yang 1 unit mobil yakni mobil slip player.

Bantuan lain juga pada tahun 2016 nanti,tambah Agus, mendapat bantuan dana melalui APBN sebesar Rp 21 milliar, dimana 15 milliar untuk pengadaan pos unit penanganan kebakaran di enam kecamatan. ”Bantaun dana APBN ini nantinya kami akan bangun pos di enam kecamatan seperti UPTD, untuk dapat membantu penanganan kebakaran secara cepat, sehingga tidak lagi perlu menunggu dari Kantor Pemadam,” katanya.

Kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota kupang, Yeskiel Loedoe mengatakan, dalam penanganan kebakaran dibutuhkan orang betul-betul cekatan, karena itu berkaitan penanganan darurat yakni penyelematan. Agus Ririmase adalah orang tepat.

“Saya sangat mendukung adanya rencana pembangunan berupa UPTD di tiap kecamatan, karena itu dapat membantu penanganan kebakaran secara cepat, sehingga tidak perlu lagi menunggu penanganan dari Kantor Pemadam Kebakaran. Sebagai DPRD, kami siap mendukung malalui anggaran nantinya,” katanya. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top