POLITIK

Mobdin Ketua DPRD Belum Tiba Karena Perbedaan Warna Mobil yang Disukai. Sekwan: Itu Permintaan Ibu Ketua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pengadaan mobil dinas berupa satu unit Fortuner dan 5 unit Innova pada tahun anggaran 2015, di Setwan Belu, masih jadi perbincangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, mobil jenis Fortuner untuk Ketua DPRD Belu sebenarnya sudah ada. Namun pengadaan mobil itu belum dilakukan, lantaran selera Ketua yang menginginkan warna putih.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Belu, Ludovikus Manu ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (1/6) membantah informasi pengadaan mobil Fortuner untuk Ketua DPRD. “Jadi, tidak benar kalau warna mobilnya diganti karena selera. Pengadaan mobil warna putih itu permintaan Ibu Ketua DPRD Belu,” terang dia.

Ilustrasi Toyota  Fortuner

Ilustrasi Toyota Fortuner

“Mobil dinasnya jenis Fortuner sudah ada, dan sedang dalam perjalanan dan saya kira tidak masalah,” tambah Manu.

Jelas Manu, dirinya masih harus mempelajari Permendagri nomor 7 tahun 2006, dan Permendagri nomor 50 tahun 2011 tentang standar sarana dan prasarana kantor Pemda dan lingkup kemendagri.

“Untuk mobil dinas kijangnya sudah didistribusikan ke Komisi. Untuk dua Wakil Ketua kita belum distribusi, karena masih tunggu nomor polisi kendaraannya,” sebut dia.

Sementara itu, Kepala CV. Auto Nusa Abadi Cabang Atambua, Piet Ladjar ketika ditemui mengemukakan, pengadaan 6 unit mobil dinas untuk DPRD Belu tidak dilakukan secara bersamaan dan beda kontrak.

“Saat pengadaan lima unit Inova itu, mobil fortuner warna hitam ada di gudang. Tapi karena Ketua DPRD menginginkan warna putih maka tidak bisa dilakukan kontrak. Tapi saat ini mobil warna putihnya sudah ada dan akhir Juni mobilnya sudah ada di Atambua,” jelas dia.

Ladjar merincikan, mobil jenis Fortuner untuk Ketua DPRD tipe G diesel, Manual harga Rp 457.767.000. Sementara lima unit kijang Innova type Luxury V, masing-masingnya harga Rp 299.302.000.

Ketua DPRD Belu Januaria Walde Bere yang dikonfirmasi mengatakan permintaan warna mobilnya putih dari awal. Sehingga saat pengadaan warna mobil hitam kita tolak. “Dari awal permintaan warna putih. Prinsipnya mobil Fortuner bukan Pajero,” cetus Walde.

Sebelumnya, PPK, Piet Bere saat dihubungi mengemukakan, pengadaan mobil dinas DPRD Belu sesuai katalog harga nasional. Untuk mobil Fortuner anggarannya hanya satu Rp 462 juta dan yang kita pesan hargnya Rp 450 juta. Sementara untuk lima Kijang Innova anggaran dalam pagu, perunit mobil Kijangnya seharga Rp 319 juta dan yang dipesan seharga Rp 299 juta. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top