POLITIK

Partai Koalisi Pilih Raymundus Loin Dampingi Eusebio Maju di Pilkada TTU

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Siapa yang bakal berpasangan Eusebio Rebelo Hornai dalam pilkada TTU tekuak. Enam partai politik yang berkoalisi mengusung Eusebio sebagai calon tunggal kepala daerah, mengumumkan nama Raymundus Loin untuk mendampingi Eusebio.

Eusebio dalam sambutannya, Sabtu kemarin di Grand Royal mengatakan, masa aktif dinasnya masih tersisa 13 tahun. Kendati demikian, ia harus meninggalkan itu semua untuk terjun di dunia politik, lantaran ada banyak hal yang mengharuskan untuk mengambil langkah tersebut, terutama untuk membangun TTU.

Eusebio Hornai Rebelo

Eusebio Hornai Rebelo

Sementara itu Raymundus Loin mengatakan, ia mengenal baik kondisi masyarakat dan karakter wilayah TTU, karena tahun 2010 ia pernah maju sebagai kanditat cawabup. “Sebagai putra daerah, saya memiliki tanggungjawab moral untuk membangun daerah ini. Dan saya berterimakasih kepada parpol koalisi yang memberikan kesempatan bagi saya untuk memajukan daerah ini. Biarlah dengan semangat baru, kami bisa membawa TTU menjadi TTU BARRU, Bersih, Aman, Ramai.g Rahmat dan Untuk semu,” ungkapnya.

Usai sambutan, Eusebio-Raymundus berkesempatan memaparkan visi misi mereka. Visi misi paket TTU BARRU itu yakni mewujudkan masyarakat TTU yang mandiri, sejahtera, bermartabat dan beriman berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI. Visi itu diejawantakan ke dalam delapan misi. Pertama; untuk mandiri perlu nilai-nilai religi, hal-hal kemasyarakatan dan tradisi serta budaya (budaya masyarakat dan budaya pemerintahan yang baik). Kedua; untuk sejahtera, diperlukan agar sedapat mungkin memberdayakan ekonomi kerakrayatan yang memberi makna kontekstual bagi kehidupan masyarakat terutama, warga di desa-desa. Ketiga; untuk bermartabat perlu mengakarkan warga masyarakat TTU pada warisan dan kekayaan sosbud dari generasi ke generasi.
Keempat; untuk beriman, mal pengembangan otonomi hendaknya berdiri di atas warga masyarakat yang memiliki iman dan percaya sungguh-sungguh pada kuat masyarakat TTU sendiri. Kelima; membangun sikap optimisme di antara warga masyarakat bahwa orang TTU bisa maju ke depan dan berubah menjadi lebih baik. Keenam; memberi perhatian khusus kepada kelompok kaum muda, lembaga pendidikan dan berbagai LSM. Ketujuh; memperhatikan kelompok usaha kecil di pedesaan dalam rangka meningkatkan mutu ekonomi yang lebih baik. Kedelapan; memperhatikan sikap toleransi antar umat beragama dan memberi ruang seluas-luasnya kepada semua masyarakat untuk saling menghargai sikap beribadah kepada Tuhan. (pap)

Baca Juga :   Aneh....Pasien BPJS Tetap Bayar Biaya Visum dan Pengobatan di RSPP Betun
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top