RAGAM

Pemkab Malaka Diminta Selamatkan Hutan Wemer

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka diminta mengambil langkah konkrit untuk menyelamatkan hutan Wemer dari kerusakan yang lebih besar. Pemerintah harus berkoordinasi dengan KSDA untuk melakukan penghijauan kembali hutan itu, sehingga dapat berfungsi kembali seperti semula.

Penegasan itu disampaikan Herman Seran kepada wartawan di Betun, Jumat (5/6).

“Hari Ini Peringatah Hari Lingungan Hidup sedunia sehingga sudah sewajarnya Pemkab Malaka menjadikannya sebagai momentum, untuk menyelamatkan lingkungan hutan Wemer yang semakin rusak . Bagaimanapun Hutan Wemer harus dikembalikan ke fungsi semula dan dilestarikan kembali. Sejak tahun 2000 silam, hutan itu dibabat tanpa kendala dan dampaknya sudah mulai terasa. Diwilayah pegunungan Wemer sudah ada patahan-patahan dan lubang yang menganga dan sudah terjadi longsor yang sangat membahayakan warga Malaka Tengah dan Kobalima,” bebernya.

Herman Seran

Herman Seran

“Bagaimana kita bisa membangun Kabupaten ini dengan lokasi bangunan gedung berada dibawah lereng hutan Wemer yang rusak. Kita inginkan supaya hutan itu kembali dilestraikan sehingga tidak menjadi ancaman bagi pusat perkantoran dan sarana umum yang dibangun pemerintah, serta pemukiman warga,” tandasnya.

Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi lintas Kementerian di Jakarta, dan hasilnya pekerja kebun yang selama ini bekerja di Hutan Wemer, harus keluar dari lokasi itu dan mengakhiri aktivitasnya.

Menurutnya, pekerja kebun yang tidak memiliki lahan bisa mengikuti program pemerintah seperti translok dan transmigrasi ke daerah lain yang dikoordinir pemerintah. (oni)

Baca Juga :   Kades Kamanasa Gelar Festival dan Parade Budaya
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top