RAGAM

Pemkab Malaka Diminta Tidak Lagi Rekrut Teko

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka diminta tidak lagi melakukan perekrutan perekrutan teko baru dalam tahun 2015. Pemerintah harus bisa mengoptimalkan kinerja teko yang direkrut beberapa waktu lalu, di setiap SKPD.

Perekrutan tenaga baru bisa dilakukan melalui jalur tes CPNSD, yang diselenggarakan pemerintah atau melalui P3K sehingga tidak melanggar aturan.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi Akselerasi Nasional, Lodi Lukas kepada wartawan di Betun, Kamis (4/6).

Logo Malaka

“Pemkab Malaka saat ini harus mengoptimalkan pemanfaatan teko yang sudah di kirim ke setiap SKPD supaya semua bisa mendapatkan beban kerja. Kita inginkan semua diperankan supaya tidak terkesan makan gaji buta. Saya sudah menghimpun data dan berkeliling disetiap SKPD, ternyata ada teko yang masih menganggur dan tidak mendapatkan pekerjaan sehingga hal itu harus dihindari,” jelasnya.

“Kita harapkan pemkab dan SKPD yang mendapatkan teko harus bisa mengevaluasi dan memberikan pekerjaan kepada teko, supaya tidak menganggur disaat jam kerja. SKPD sebaiknya melakukan evaluasi dan melaporkan kembali ke BKD, agar mendistribusikan lagi teko yang belum kebagian kerja. Dengan demikian tidak terjadi penumpukan tenaga di SKPD,” bebernya.

“Dalam perubahan anggaran tahun ini pemkab tidak perlu merekrut lagi teko baru, karena hanya membebani keuangan daerah. Pemkab sebaiknya fokus minta jatah dan tambahan kuota CPNSD dari pmerintah pusat, atau memintah jatah lebih untuk tenga P3K. Ini baru solusi,” imbuhnya. (oni)

Baca Juga :   Aktivitas Berhubungan Badan Sudah Jadi Tontonan Umum di Apartemen Ini
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top