TIMOR

Pemkab Malaka Olah Lahan Pertanian Seluas 2.000 Hektar

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka pada tahun anggaran 2015, menargetkan akan mengolah lahan masyarakat secara gratis seluas 2.000 hektar pada 4 Kecamatan. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan produksi tanaman jagung dan kedelai pada tahun 2016 mendatang.

Donatus Bere

Donatus Bere

Hal ini dikemukakan penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere usai menyerahkan 1 traktor lahan kering untuk mengolah tanah di wilayah Kecamatan Malaka Barat di Fafoe, Senin (15/6).

“Saat ini Pemkab Malaka melalui dinas Pertanian sudah mengirim dua buah traktor masing-masing di Kecamatan Kobalima dan Kecamatan Wewiku. Hari ini saya menyerahkan lagi satu buah traktor lahan kering untuk mengolah lahan masyarakat pada 4 desa di Malaka Barat yakni desa Fafoe, Sikun, Oan Mane dan Umatoos. Kita harapkan dari 3 unit traktor lahan kering itu, bisa mengolah lahan masyarakat secara gratis dalam tahun ini seluas 2000 hektar. Kita lakukan percobaan dulu dan bila pelaksanaannya bagus tahun depan pemda Malaka akan mengalokasikan anggaran untuk membeli lagi 2 buah traktor lahan kering, untuk mengolah lahan masyarakat di Kecamatan lainnya. Kita sediakan traktor dan solar untuk kegiatan itu,” ujarnya.

“Sabtu depan saya akan keliling untuk memantau langsung perkembangan pekerjaan di lapangan. Ini tinggal kesiapan warga dan petani saja untuk menyiapkan lahannya supaya bersih dari rerumputan panjang dan kayu-kayu perlu dibersihkan sehingga memudahkan operator traktor melakukan pembajakan lahan. Kita akan lakukan evaluasi bagi kecamatan yang sudah siap dan lahannya sudah bersih akan diprioritaskan pengerjaannya dan trkator dari kecamatan lain akan datang membantu hingga di wilayah itu lahannya ssudah siap,” ujarnya.

“Kita inginkan tahun 2016 Malaka bisa surplus produksi jagung, sebagai andalan kabupaten dan juga kita akan menanam kedelai karena sangat cocok diwilayah ini dan pasarnya pun sangat mendukung,” bebernya.

“Tahun ini kita fokuskan pengolahan lahan kering di wilayah Kecamatan Kobalima, Malaka Tengah, Malaka Barat dan Wewiku. Tahun depan kegiatan yang sama akan kita lakukan pada kecamatan lain yang belum mendapatkan intervensi pengolahan lahan kering secara gratis oleh pemerintah,” pungkasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top