RAGAM

Penempatan Pusat Pemerintahan Malaka Perlu Ditinjau Kembali

BETUN, Kilastimor.com-Penempatan pusat pemerintahan di Betun, Kabupaten Malaka ditinjau kembali dan dialihkan ke Weliman atau Laenmanen. Hal itu bertujuan untuk penataan pusat pemerintahan yang lebih baik dan bisa dikembangkan. Kalau tetap di Betun, bisa-bisa saja tetapi sulit dikembangkan karena dihimpit kawasan hutan Kateri dan kawasan pertanian.
Betun bisa dipertahankan sebagai pusat kawasan bisnis dan pendidikan.
Ide itu dicetuskan Ketua Akselerasi Nasional, Lodi M. Lukas kepada Wartawan di Atambua, Senin ( 8/6).

“Peluang kearah sana cukup terbuka karena RTRW dan RDTR Kota Betun masih digodok, dan belum ditetapkan menjadi Perda. Kalau masih dibahas atau disempurnakan, maka sebaiknya penataan tata ruang dipertimbangkan untuk menjawab kebutuhan Kabupaten Malaka, dalam jangka panjang. Kalau dipaksakan seperti saat ini, maka kedepan akan berpotensi mencaplok lahan-lahan pertanian yang termasuk dalam daerah irigasi Malaka dan juga bisa mengorbankan kawasan hutan negara, karena konsekuensi pengembangan kota kedepan”,ujarnya.

Logo Malaka

Baca Juga :   Bupati Belu Usulkan Jalan dan Air Bersih. Komisi V akan Lakukan Kunjungan Spesifik ke Belu

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top