HUKUM & KRIMINAL

Warga Perbatasan Serahkan 14 Pucuk Senpi Ke Satgas Pamtas RI-RDTL

ATAMBUA, Kilastimor.com-Warga perbatasan di Kabupaten Belu, Timor Barat, Nusa Tenggara Timur menyerahkan 14 pucuk senjata api ke Satgas Pamtas RI-RDTL, Yonif 514/Raider-Kostrad.

Hal itu disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL, Yonif 514/R, Letkol Inf. Muhammad Nas dalam coffee morning bersama insan pers perbatasan di Mako Satgas, Rabu (3/6).

Tampak sejumlah senajata api yang diserahkan masyarakat kepada Satgas Pamtas RI-RDTL

Tampak sejumlah senajata api yang diserahkan masyarakat kepada Satgas Pamtas RI-RDTL

Dituturkan, 14 pucuk senjata api jenis springfield buatan Amerika itu, 12 pucuk senpi diantaranya merupakan senjata organik dan 2 pucuk lainnya senjata rakitan. Senjata api tersebut diserahkan langsung oleh warga secara sukarela, yang identitasnya dirahasiakan.

“Kita dapatkan senjata apinya pada Februari hingga bulan kemarin. Untuk amunisinya kita tidak ada,” ungkap dia.

Jelas Nas, senjata api tersebut berhasil terkumpul berkat kesadaran warga baru, tentang bahaya menyimpan senjatanya. Semua senjata itu diperoleh warga pasca eksodus 1999 silam. “Kita lakukan sosialisasi, berikan arahan tentang bahaya menyimpan senjata api dan warga pun sadar menyerahkannya,” ujar dia.

“Saya yakin masih banyak senjata api, tidak saja di camp, tapi sudah tersebar di masyarakat. Ada yang janjikan untuk berikan senjata dan kita rahasiakan identitasnya,” tambah Nas.

Selain itu, kurang lebih 6 bulan tiga hari bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL, pihaknya juga berhasil menggagalkan penyelundupan 4 unit kendaraan sepeda motor dan 2.200 liter BBM ke Negara Timor Leste. “Barang buktinya sudah kita serahkan ke pihak Polres Belu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Nas. (yan)

Baca Juga :   Dinas PU Malaka Harus Maintenance Berkala Gua Maria Lourdes Betun
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top