RAGAM

Hanura Tidak Bisa Jadi Partai Pengusung

BETUN, Kilastimor.com-Partai Hanura sudah memberikan dukungan kepada paket SBS-DA. Hanya saja, Partai Hanura tidak bisa jadi Partai Pengusung kandidat, karena tidak diterima saat pendaftaran paket. KPU hanya menerima partai yang mendaftarkan diri dan tercatat dalam register KPU. Partai yang tidak diterima dalam pendaftaran dan tidak tergabung dalam koalisi parpol saat pendaftaran, tetap tidak bisa diakomodir KPU bila disusulkan. Hal ini terjadi karena, prosesnya sudah final.
Penegasan itu disampaikan juru bicara komisioner KPU NTT, Yosafat Koli kepada wartawan di Kobalima Sore tadi.

Yosafat Koli

Yosafat Koli

“Tadi kita didatangi koalisi paket SBS-DA mempertanyakan susulan dukungan partai Hanura, tetapi kita dari KPU tetap berpegang pada aturan bahwa kita tetap berpegang teguh pada aturan. Bagi paket yang sudah diterima KPU dan dinyatakan sah, tidak bisa menambah partai pengusung untuk diakomodir KPU. Kalau paket menginginkan sebagai partai pendukung silahkan saja, tetapi kalau jadi partai pengusung paket yang diakomodir KPu tidak bisa dipenuhi karena prosesnya sudah final dan telah melalui verifikasi KPU.

“Kita tidak akan mengintervensi bila paket menginginkan partai itu jadi pendukung, tetapi sebagai pengusung melalui mekanisme KPU kita tidak bisa mengakomodir,” bilangnya.

“Jadi Partai Hanura walau memiliki SK DPP tetapi tidak bisa jadi partai pengusung melalui KPU. Kalau dia mau jadi partai pendukung terserah saja, asal paket yang bersangkutan menerima. Itu sudah diluar aturan dan mekanisme yang diatur KPU,” sambungnya.

Baca Juga :   Kejati NTT Berhasil Ungkap dan Tuntaskan 9 Kasus Dugaan Korupsi

Ketika ditanya wartawan terkait boleh tidaknya partai Hanura dicantumkan dalam baliho paket, Yosafat mengatakan bahwa itu tergantung keputusan paket. “KPU hanya menerima design baliho. Kalau paket mau memasukkan partai yang mendukung ya terserah saja, karena tidak ada aturan yang melarang. Hanya saja paket perlu mempertimbangkan masalah etika dan kredibilitas partai sehingga tidak terkesan pembohongan publik. KPU tugasnya hanya mencetak design yang diajukan paket dan parpol pengusung. Kita hanya cetak apa yang diusulkan dalam design itu. Kalau ada kekeliruan menjadi tanggung jawab paket dan parpol pengusung,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top