RAGAM

Menhut Minta Warga NTT Jaga Lingkungan Hidup

Kupang, Kilastimor.com-Peringatan Hari lingkungan Hidup se-dunia tingkat Provinsi NTT, diperingati di Kota Kupang. Dalam peringatan hari lingkungan hidup itu, Menhut mengingatkan Masyarakat NTT agar aksi global yang saat ini terjadi, perlu ditindaklanjtui dengan perubahan pola konsumsi dan produksi menuju hemat sumber daya berkualitas lebih baik, untuk melindungi lingkungan hidup.

Permintaan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui sambutnya yang disampaikan, Asisten II Provinsi NTT, Andreas Jehalu di di Taman Nostalgia Kelurahan Fatululi, Jumad (10/7/2015).

Andreas_Jehalu

Andreas_Jehalu

Dia mengatakan, Badan Lingkungan Hidup dan United Nations Environment Programe (UNEP) Menetapkan tema peingatan World Enviromental Day tahun 2015 yaitu Seven Billion Dreams, One Planet, Consume With Care. Untuk indonesia, Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan menetapkan tema Mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi.
“Tema global ini merujuk dengan agenda aksi Sustainable Consumption and Production (SCP) yang telah disepakati dalam konferensi pembangunan berkelanjutan bulan juni 2012,” katanya.

Dikatakannya, Kajian UNEP mengindikasikan, saat ini tingkat konsumsi penduduk global telah melebihi tingkat pasokan sumber daya alam yang tersedia di bumi, diiringi kualitas lingkungan hidup yang cenderung menurun di banyak negara termasuk Indonesia. Untuk itu aksi global mendesak perlu segerah dilakukan seperti perubahan pola konsumsi dan produksi menuju hemat sumber daya berkualitas lebih baik untuk melindungi lingkungan hidup.

Baca Juga :   Waduhhh...Jonas Salean tidak Masuk dalam Survei Paket oleh Gerindra

“Sebagai langkah konkrit di daerah sejak tahun 2015 kami mengajak instansi pemerintah daerah untuk mengembangkan kebijakan serta pelaksanaan yang ramah lingkungan, baik dalam bentuk barang ataupun jasa di masing-masing instansi untuk memberikan keteladanan,” tuturnya.

Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan lanjutnya, menyediakan mekanisme dan informasi publik tentang produk ramah lingkungan yang telah di verifikasi. Selain itu, Kalangan dunia usaha telah di dorong untuk meningkatkan investasi hijau, menyediakan barang atau jasa yang berkualitas ramah lingkungan serta memfasilitasi pemanfaatan kembali sampah yang telah di olah.

Sementara Wali Kota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya mengajak masyarakat kota Kupang untuk terus melakukan Jumad Bersih dan menjaga lingkungan hidup agar tetap bersih dan asri.
Sebagai implementasi katanya Kota Kupang telah menetapkan jalur penghijauan sepanjang jalan Frans Seda dan jalan Eltari. “Kami juga sudah menetapkan masing-masing kecamatan harus ada taman kota, ini agar warga bisa beraktifitas dengan nyaman. Dan setiap Jumad kita harus bersih lingkungan,” ungkapnya.
Pemkot juga mengucapkan terimakasih kepada pemprov yang telah membantu memberikan lima truk sampah untuk menunjang armada pengangkut sampah, yang tidak bisa di daur ulang di Kota Kupang.

Sedangkan dalam laporan Kepala BLHD Provinsi NTT, Frederik Tielman mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah dapat membangkitkan semangat dan inspirasi kepada masyarakat, untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan manfaatnya serta dapat memberikan makna tentang pentingnya perubahan sikap, perilaku, pola hidup dan melakukan tindak demi melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara baik. (rif)

Baca Juga :   Lomba Kontes Sapi jadi Sarana Komunikasi Para Peternak
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top