RAGAM

Menhut Minta Warga NTT Jaga Lingkungan Hidup

“Sebagai langkah konkrit di daerah sejak tahun 2015 kami mengajak instansi pemerintah daerah untuk mengembangkan kebijakan serta pelaksanaan yang ramah lingkungan, baik dalam bentuk barang ataupun jasa di masing-masing instansi untuk memberikan keteladanan,” tuturnya.

Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan lanjutnya, menyediakan mekanisme dan informasi publik tentang produk ramah lingkungan yang telah di verifikasi. Selain itu, Kalangan dunia usaha telah di dorong untuk meningkatkan investasi hijau, menyediakan barang atau jasa yang berkualitas ramah lingkungan serta memfasilitasi pemanfaatan kembali sampah yang telah di olah.

Sementara Wali Kota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya mengajak masyarakat kota Kupang untuk terus melakukan Jumad Bersih dan menjaga lingkungan hidup agar tetap bersih dan asri.
Sebagai implementasi katanya Kota Kupang telah menetapkan jalur penghijauan sepanjang jalan Frans Seda dan jalan Eltari. “Kami juga sudah menetapkan masing-masing kecamatan harus ada taman kota, ini agar warga bisa beraktifitas dengan nyaman. Dan setiap Jumad kita harus bersih lingkungan,” ungkapnya.
Pemkot juga mengucapkan terimakasih kepada pemprov yang telah membantu memberikan lima truk sampah untuk menunjang armada pengangkut sampah, yang tidak bisa di daur ulang di Kota Kupang.

Sedangkan dalam laporan Kepala BLHD Provinsi NTT, Frederik Tielman mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah dapat membangkitkan semangat dan inspirasi kepada masyarakat, untuk peduli terhadap lingkungan hidup dan manfaatnya serta dapat memberikan makna tentang pentingnya perubahan sikap, perilaku, pola hidup dan melakukan tindak demi melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara baik. (rif)

Baca Juga :   Pemkab Malaka Diminta Percepat Kajian Teko. Masyarakat Butuh Pelayanan

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top