RAGAM

Pemkab Harus Awasi Tambang Pasir Benenain

BETUN, Kilastimor.com-Pemkab Malaka harus mengawasi penambangan pasir disepanjang sungai Benenain, supaya tidak merusak jembatan Benenain. Pasalnya, penambangan yang dilakukan perusahaan dan masyarakat cenderung dekat dengan jembatan, sehingga dikawatirkan akan merusak sarana dan fasilitas umum itu.

Donatus Bere

Donatus Bere

Penegasan itu disampaikan Pemuda Haitimuk, Patris Bria kepada wartawan di Haitimuk-Kecamatan Weliman, Jumat (3/7).

“Pemerintah harus mengeluarkan aturan tentang areal pertambangan pasir, sertu dan batu, sehingga agak jauh dari sarana umum jembatan Benenain supaya tidak terjadi pengikisan terhadap sarana umum itu. Kita lihat perusahaan dan masyarakat bebas melakukan tambang disekitar areal jembatan sehingga hal itu perlu diatur pemerintah,” ujarnya.

“Kita harus waspada karena areal sekitar jembatan Benenain termasuk wilayah Sifon sehingga harus di lindungi dan dijaga sehingga tidak rusak, Pemerintah harus membuat regulasi dan aturan serta menetapkan jarak tambang dari jembatan,” bebernya,

Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas teknis supaya memperhatikan persoalan itu. “Areal tambang harus tetap diatur karena secara aturan ada regulasinya. Pemkab akan memperhatikan itu untuk keselamatan lingkungan dan sarana umum yang dibangun pemerintah,” tandasnya. (oni).
Percakapan Obrolan Berakhir

Baca Juga :   Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Rp 43 Miliar Dituntut Berbeda oleh JPU
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top