RAGAM

Pemkab Malaka Perlu Evaluasi Penempatan Teko Guru di Sekolah Swasta

BETUN, Kilastimor.com-Pemkab Malaka dinilai kecolongan dalam menempatkan teko pada sekolah-sekolah swasta di Malaka karena tidak sesuai rujukan aturan pendirian sekolah. Pemkab secepatnya harus melakukan evaluasi secara menyeluruh, supaya ada perbaikan sedini mungkin. Kalau dibiarkan bisa berpotensi merugikan keuangan daerah dan berdampak hukum kedepan. Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi Akselerasi Nasional, Lodi Lukas kepada wartawan di Kupang, Senin (20/7).

“Ini hanya warning kepada Pemkab Malaka untuk bisa melakukan evaluasi terkait penerimaan teko pada sekolah-sekolah swasta yang berlindung dibawah yayasan. Kita patut pertanyakan kebijakan Pemkab Malaka terkait perekrutan teko pada sekolah-sekolah swasta, yang dikelola yayasan.

Dinas PKPO sebagai dinas teknis harusnya memberikan kajian dan telaahan sebelum melakukan pendropingan tenaga ke sekolah-sekolah swasta itu. “Lucu sekali karena orang tidak minta tenaga tetapi pemerintah kirim teko kesana. Ini harus dievaluasi supaya kebelakangnya tidak banyak korban yang berjatuhan karena berdampak hukum,” tandasnya.

“Logikanya yayasan yang membuka dan mendirikan sekolah baru berarti dia mampu dari aspek pendanaan. Rujukan pendirian sekolah jelas termuat dalam PP 17/2010, PP 66/2010 dan Permendikbud 36/2014. Kalau kita mengacu pada ketiga aturan diatas, maka sebetulnya Pemkab Malaka tidak perlu repot mengeluarkan dana membayar teko pada sekolah swasta yang berlindung dibawah yayasan,” pungkasnya. (oni)

Baca Juga :   Satpol PP Razia Hotel Bahagia I Soe. Lima Wanita Diamankan dan Diperiksa
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top