RAGAM

Walikota Ingatkan Kasek Agar Transparan dalam Mengelola DAK

KUPANG, Kilastimor.com-Kepala sekolah (Kasek) pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK), dingatkan untuk transparan dan jujur. Swakelola dana oleh pihak sekolah hendaknya dilakukan dengan baik.
Imbauan tersebut disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, MSi saat membuka acara sosialisasi petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan DAK bidang pendidikan TA 2015, kepada para guru dan kepala sekolah di aula SMKN 3 Kota Kupang, Rabu (14/7/2015).

Jonas Salean

Jonas Salean

Ketentuan Kemenkeu saat ini, jika DAK tidak terserap hingga akhir tahun anggaran maka DAU akan dipotong sebanyak DAK yang tidak terserap. Karena itu Walikota meminta jika pihak sekolah tidak mampu menyelesaikan maka bersama komite harus bersepakat untuk minta bantuan warga sekitar. Sebab pada prinsipnya DAK tersebut dimaksudkan untuk memberdayakan warga sekitar sekolah.

Walikota menambahkan kehadiran jaksa dalam sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang aturan untuk mencegah terjadi penyimpangan. Apalagi bidang pendidikan dan kesehatan jadi sorotan, karena sudah diteken MoU dengan KPK. Walikota berterima kasih kepada Kejaksaan yang sudah bersedia membantu Pemkot dalam hal ini.

Semuel Langga, Kabid Pendidikan Dasar Dinas PPO Kota Kupang selaku panitia penyelenggara sosialisasi tersebut menyampaikan pada TA 2015, Pemkot Kupang mendapat total DAK bidang pendidikan sebesar Rp 24.637.935.000. Mengacu pada Juknis dan Juklak DAK bidang pendidikan TA 2015, maka mekanisme pengelolaan DAK untuk fisik dilaksanakan secara swakelola oleh panitia pelaksana sekolah (P2S), dengan melibatkan masyarakat sekitar sekolah, sedangkan untuk sarana atau pengadaan sarana peningkatan mutu dilaksanakan melalui tender. (rif)

Baca Juga :   4.601 Penari Tebe di Belu Pecahkan Rekor MURI
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top