RAGAM

30 Warga Laenmanen, Malaka, Keracunan Makanan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Puluhan warga Desa Bisesmus, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Timor Barat, NTT,keracunan usai menyantap makanan dalam acara hajatan salah satu keluarga, Senin malam (17/8/2015).

Akibatnya, puluhan warga harus menjalani perawatan secara instensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek Atambua, SVD. Rata-rata pasien yang dirawat keluhannya sama, yakni kepala pusing, mual-mual, muntah, perut melilit, mencret bahkan ada yang tidak sadarkan diri.

Tampak warga Laenmanen sedang ditangani tim medis di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD.

Tampak warga Laenmanen sedang ditangani tim medis di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD.

Meski telah mendapat perawatan medis di rumah sakit Atambua, para pasien yang berjumlah 30 orang itu kelihatan masih lemas. Hal itu dikarenakan cairan yang dikeluarkan sangat banyak.
Sebelum dirawat di RSU Atambua, 30 pasien ini sempat dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan namun karena tidak bisa menampung semuanya, mereka terpaksa dilarikan ke RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD

Kosmas Nahak, salah satu pasien korban keracunan mengemukakan, dirinya bersama warga lain diundang hadir acara arisan keluarga. “Acaranya Senin mala, kumpul keluarga untuk anak keluarga yang akan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi,” ujar dia saat ditemui diruang rawat.

Menurut Nahak, dalam acara itu tidak ada hidangan yang spesial. Karena makan malam yang disiapkan hanya nasi dan daging ayam. Namun selesai menyantap makan malam, warga mulai merasa perut mual, pusing kemudian muntah-muntah.

Baca Juga :   Satgas Pamtas RI-RDTL Gagalkan Penyelundupan Sepeda Motor ke Timor Leste

“Kami hanya makan makanan biasa nasi dan daging ayam. Tapi habis makan saya rasa mual kepala pusing lalu muntah,” kata dia.

Salah satu petugas medis, Simpliana Rosa menuturkan, rata-rata keluhan para pasien pusing, mual dan muntah-muntah. Diduga mereka keracunan makanan. Namun, setelah mendapat perawatan sebagian pasiennya sudah mulaipulih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak Kepolisian Polsek Laenmane sedang melakukan penyelidikan mengambil sample makan yang dikonsumsi warga serta memeriksa beberapa saksi. Hal itu dimaksud guna mengungkap kasus makanan yang diduga mengandung racun. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top