EKONOMI

300 Setifikat Tanah di Trans Harekakae, Malaka Bermasalah. BPN Harus Telusuri

BETUN, Kilastimor.com-Sebanyak 300 sertifikat tanah lahan pekarangan di Desa Harekakae, Kecamatan Malaka Tengah sampai saat ini bermasalah. Pasalnya, sertifikat itu diterbitkan tidak sesuai lahan kepemilikan masing-masing. Jalan keluarnya harus telusuri 300 serifikat itu untuk dilakukan pemutihan kembali, guna pembuatan sertifikat baru sesuai kepemilikan lahan yang sesungguhnya. Hal itu dikatakan Tokoh Masyarakat Harekakae, Ludovikus Bere kepada wartawan di Betun hari ini.

BPN

BPN

“Lahan itu diukur saat pembukaan translok tahun 1999 oleh Dinas Nakertrans Belu dan BPN. Kalau kaplingan rumah sesuai kepemilikan masing-masing dan tidak bermasalah. Tapi kapling pekarangan bermasalah karena tidak sesuai kepemilikan masing-masing. Waktu itu lahan sudah diserahkan kepada pemerintah dan pemerintah hanya ukur sesuai kaplingan dengan pembagian 1 kk mendapatkan 20 are sesuai sertifikat,” terangnya.

“Saat ini, kita kewalahan karena pemilik yang sebenarnya sudah menjual kepada pemilik berikut, dan tidak bisa diterbitkan sertifikat baru karena tanah itu menjadi wilayah kaplingan lahan pekarangan translok. Jalan satu-satunya telusuri 300 sertifikat itu lalu dikembalikan ke BPN, untuk mencari jalan keluar untuk pemutihan dan memberikan peluang kepada pemilik lahan yang sebenarnya untuk terbitkan sertifikat baru, sesuai volume dan ukuran lahan masing-masing,” papar Bere.

“Kita sudah melaporkan ini ke BPN, dan menurut mereka masih menelusuri peta kapling lahan pekarangan supaya mengetahui nama-nama dalam sertifikat supaya dicarikan solusi. Saya ini warga trans sehingga sesuai aturan harus menerima satu buah sertifikat lahan pekarangan. Lucunya saya pegang sertifikat tetapi tanah bukan milik saya, karena berada diluar kapling trans,” tambahnya.

Baca Juga :   Ini Sorotan DPRD Malaka Terkait Antrean BBM di Malaka

Dia berharap BPN segera menemukan peta untuk mencocokkan dengan pemilik yang sesungguhnya sehingga persoalan tanah pekarangan di wilayah desa Harekakae dapat diselesaikan. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top