POLITIK

Camat Raihat Harus Dicopot dari Jabatan, Karena Salah Gunakan Kewenangan dan Berpolitik Praktis

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tim pemenangan pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati, Willy Lay-J.T. Ose Luan (Sahabat) dan tim pemenangan pasangan Ventje J.R. Abanit-Bona Bowe (Venna) mendesak Penjabat Bupati Belu segera mencopot, Mikael K. Leon dari jabatan sebagai Camat Raihat.

Wellem Foni

Wellem Foni

Pasalnya Camat Mikael terlibat kegiatan politik praktis mendukung paket tertentu, dan memanfaatkan jabatannya serta penyalagunaan kewenangannya. Ditemukan bukti dua buah nota dinas Camat Raihat tertanggal 2 Juli 2015 dan 4 Juli 2015 untuk Kades Tohe Leten, dengan tulisan tanggan ditambah cap dan tanda tangan basah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim pemenang Paket Sahabat, Jhon Atet dihadapan DPRD Belu, Penjabat Bupati dan Sekda Belu, Senin (31/8/2015).

Sehubungan dengan itu tim meminta Penjabat Bupati Belu agar menindaklanjuti Camat Raihat dengan mencopot yang bersangkutan dari jabatannya agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang menguntungkan paket calon tertentu dan merugikan paket lainnya.

Perbuatan Camat tersebut katanya, bertentangan dengan ketentuan yang mewajibkan PNS harus netral oleh karena itu yang bersangkutan harus diberikan sanksi tegas sesuai perturan perundangan yang berlaku.

Memberikan sanki tegas karena telah menyalagunakan kewenangannya serta telah menggunakan capnya untuk kepentingan politik praktis, dimana hal itu bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2015 ASN dan ini akan menjadi contoh bagi aparatur lainnya di Kabupaten Belu, untuk menghentikan kegiatan mereka tim sukses paket tertentu dengan memanfaatkan jabatan dan fasilitas tertentu yang ada pada mereka.

Baca Juga :   Jelang Lebaran, Harga Sembako di Malaka Stabil

“Kami terus mengawal laporan ini dan berikan kesempatan Penjabat Bupati untuk menindaklanjuti satu minggu, setelah laporan ini disampaikan. Jika tidak ada tindakan nyata, maka kami akan lakukan aksi nyata sebagai bukti kekecewaan kami terhadap Pemerintah Belu,” ucap Atet.

Senada, Ketua Tim pemenang Venna, Ramos Tae Bere serta beberapa tim lainnya menegaskan persoalan ini sangat serius dan Camat sebagai perpanjangan tangan Bupati telah menyalagunakan kewenangan. Oleh karena itu jabatan Camat Raihat ini dicopot dulu. “Aparat pemerintahan harus netral. Tapi kalau begini, sikap tegas dari seorang pemimpin harus segara tindak tegas Camat,” ujar Ramos.

Sebagai penanggunjawab dan penyelenggara pemerintahan di Belu, Penjabat Bupati harus bertanggungjawan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi, dan ini jelas pejabat negara yang keluarkan nota dinas dan bagi uang untuk paket tertentu. “Kami juga minta DPRD desak Penjabat Bupati untuk segera audit BNPP dan dicopot dari jabatan,” tambah dia.

Menanggapi hal itu, Penjabat Bupati Belu Wilhelmus Foni mengatakan, pihaknya telah menerima laporan atas tindakan Camat Raihat terhadap dua nota dinas. Tentu secara kelembagaan ini memerlukan proses dan oleh karena itu dibutuhkan kesabaran tim.

“Saya sudah komunikasi dengan Sekda dan berikan kami waktu untuk berinteraksi dalam internal birokrasi. Kami akan lakukan langkah positif dan akan menindaklanjutinya, apakah camat salah atau tidak dan itu terlebih dahulu kita lakukan BAP,” kata dia.

Baca Juga :   Banyak Membantu, Warga Translok Banuk Komitmen Dukung Sahabat

Lanjut Foni, terkait hal tersebut dalam waktu dekat akan segera memanggil yang bersangkutan Camat Raihat untuk pertanggungjawabkan persoalan nota dinas yang ditujukan ke Desa Tohe Leten. “Kita bersabar dan ini tetap diproses sesuai mekanisme. Dalam waktu dekat akan kami sampaikan hasilnya kepada dua tim,” ungkap dia.

Sementara itu Dewan dalam kesimpulannya menyampaikan masalah ini sangat serius dan harus diselesaikan dengan deadline waktu yang telah ditentukan dan Pemerintah harus segera tindaklanjuti. “Bagi PNS harus berlaku netral sesuai dengan Undang-Undang dan surat edaran Korpri,” kata Ketua DPRD Belu, Januaria Awalde Berek. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top