HUKUM & KRIMINAL

Herminus: Saya Setor Uang ke Operator Tunsus Dinas PPO Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Guru Honorer pada SMPN Kimbana, Herminus Halek mengaku menyetorkan uang ke operator tunjangan khusus (tunsus) Dinas PPO Belu, Yan Keri Asa. Hal itu dengan maksudkan agar namanya bisa masuk ke SK tunsus Guru.

Herminus Halek

Herminus Halek

Tidak saja itu, selain dirinya ada dua rekan guru di SMPN Kimbana juga sebagian guru yang menyetorkan uang untuk namanya masuk ke SK tersebut.

“Setiap kali setor ke Yan itu standar uangnnya dari Rp 500 sampai 1 juta, untuk kami guru yang honor. Tapi kalau guru PNS uangnnya sekitar Rp 1,5 juta,” kata Halek dalam konferensi pers, Kamis (13/8/2015) lalu.

Bahkan, setelah ada nama guru yang keluar di SK, maka guru tersebut harus menambahkan uang lagi. “Biasanya mau antar uang, dia (Yan) minta antarkan ke rumahnya. Selain saya, banyak juga guru-guru lain yang senasib dengan saya,” ujar Halek.

Terkait hal itu, operator tunsus guru Yan Keri Asa saat dikonfirmasi di ruang Kadis PPO Kabupaten Belu, Jumat (15/8/2015) membantah adanya pungutan dari guru yang disetorkan ke dirinya. “Kalau bermain begitu, apakah yang buat SK ini saya? Kita tidak usul SK, hanya orang gila saja yang minta uang,” ucap dia.

“Silakan tanya di guru mereka, kira-kira berapa banyak uang yang mereka antar. Silakan tanya di guru-guru sehingga jelas,” tambah Kepala Seksi PMPTK itu.

Untuk diketahui, Herminus Halek guru honorer di SMPN Kimbana, Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, mendapat uang tunsus sejak tahun 2013. Ditahun 2014 dan 2015 mendapat tunsus lagi. Namun saat akan dicairkan di rekeningn BRI Cabang Atambua, uangnya sudah ditarik oleh pihak lain tanpa dikonfirmasi kepada dirinya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top